Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Kecamatan Malili Ambil Alih Distribusi LPG. Warga Puas


					Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, Kecamatan Malili Ambil Alih Distribusi LPG. Warga Puas Perbesar

OKSon, Luwu Timur, – Ini baru benar, Pemerintah hadir disaat warganya kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg.

Inilah yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Malili. Mengambil alih penyaluran LPG 3 Kg ditengah terjadinya kelangkaan LPG di Malili.
Penyaluran dipusatkan di halaman Kantor Camat Malili. Rabu (14/06/2023) .

Informasi dari Camat Malili, Nasir Dj, mengatakan intervensi pemerintah dalam hal pendistribusian LPG 3 Kg ini semata – mata untuk mengatasi kelangkaan LPG 3 Kg di Malili Luwu Timur.

Selain itu, mengatasi keluhan warga atas mahalnya harga LPG sejak terjadinya kelangkaan.

” Hari pertama ini banyak warga yang tidak dapat, makanya besok kami adakan lagi penyaluran LPG 3 Kg nya. ” Ujar Nasir Dj.

Sejatinya Kegiatan ini
Bekerjasama dengan Agen gas LPG PT Harindo, dan Dinas Koperindag Luwu Timur. Penyaluran pertama ini sebanyak 560 Tabung LPG yang disalurkan.

Upaya Camat Malili ini disambut gembira warga,karena bisa membeli LPG 3 Kg dengan harga normal sesuai Harga Eceran Tetap Rp.20 Ribu per tabung.

Setiap rumah tangga yang ingin mendapatkan LPG 3 Kg harus membawa Kartu Keluarga dan setiap Rumah Tangga hanya bisa mendapatkan Dua Tabung saja.

Nasir memastikan, dengan adanya intervensi penyaluran LPG di kantor Camat Malili, setidaknya warga tahu bahwa harga LPG yang sesuai HET tersebut adalah Rp. 20 Ribu pertabung. Sementara ada Pangkalan dan Pengecer menjual LPG Rp. 30 Ribu Pertabung.

Hal ini juga akan menjadi pukulan telak bagi Pangkalan LPG di Malili, yang selalu menaikkan harga LPG semaunya. Untuk diketahui 560 buah tabung gas LPG yang disalurkan Pemerintah Kecamatan Malili tersebut adalah jatah pangkalan yang ada di Malili .

Dengan demikian pangkalan tidak bisa lagi memainkan harga dan mengutamakan pengecer ketimbang mendistribusikannya secara wajar kepada warga .

Amir, salah seorang warga Malili, mengaku puas dengan upaya pemerintah Kecamatan Malili yang mengambil alih penjualan LPG kepada masyarakat.

Ia mengaku selama ini kerap membeli LPG 3 Kg di Pengecer , harganya Rp. 30 Ribu pertabung. Sementara di Pangkalan stok cepat sekali sudah habis.

” Barusan saya beli LPG harganya 20 Ribu Rupiah pertabung, biasanya 25 Ribu sampai 30 Ribu pertabung. Kalau bisa menjelang Hari Raya Idul Adha ini bagusnya penjualan LPG di Malili ini diambil alih pemerintah saja, ” Ungkap Amir.

( OKSon/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA