Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Andi Ahmad : APBD Luwu Timur 2025 Pro Rakyat


					Andi Ahmad : APBD Luwu Timur 2025 Pro Rakyat Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Luwu Timur, Andi Ahmad, optimis bahwa APBD Luwu Timur 2025 pro rakyat. Karena semuanya fokus pada kebutuhan rakyat. Demikian disampaikannya usai mengikuti monitoring sebelum Pembahasan APBD 2025 dimulai. Kamis ( 07/11/2024).

Menurut Andi Ahmad, APBD 2025 nanti sangat fokus pada Kebutuhan Masyarakat, memprioritaskan pada kebutuhan dasar rakyat, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan program sosial yang langsung berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Kemudian APBD 2025 menitikkan juga pada, Peningkatan Akses dan Kualitas Layanan Publik. Dengan alokasi anggaran yang tepat, Andi Ahmad bisa meyakini bahwa APBD 2025 akan mendukung peningkatan kualitas layanan publik yang lebih merata, seperti pembangunan jalan, fasilitas kesehatan, dan pendidikan yang dapat dinikmati oleh masyarakat secara langsung.

” Disamping itu kita juga mendorong instansi terkait untuk terus memaksimalkan panfaatan potensi daerah Luwu Timur, seperti sektor pertanian, pariwisata, atau sumber daya alam lainnya selain Pertambangan dengan harapan APBD terus meningkat, sehingga program pemgbangan di sektor lainnya bisa berkembang cepat.” Ungkap Andi Ahmad.

Ia juga berharap, masyarakat bisa berpartidipasi dalam menyusun perencanaan. Olehnya itu aspirasi dari masyarakat sangat dibutuhkan.

Karena ini adalah kegiatan Monitoring yang dilaksanakan oleh anggota dewan, kita telah mendengarkan semua masukan dari Kades dan Kepala Sekolah terkait hal – hal yang mendesak di Desa ataupun yang dialami di sekolah bagi para murid dan guru, terutama ruang kelas belajar (RKB), dan saya rasa ini penting dan mendesak untuk di realisasikan, sebab itu ia bisa masuk dalam skala perioritas dalam APBD 2025. ( son/***)

 

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA