Menu

Mode Gelap
Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa Irwan Bantah Akui Lahan Petani Di Laoli Milik Pemda Lutim. Berhentilah Sebar Berita Bohong HMI Cabang Luwu Utara Kritik Pendekatan Represif dalam Pengosongan Lahan Laoli Hari Kedua Penggusuran, Pendamping Hukum Petani Laoli Diduga Dikeroyok. Direktur LBH Makassar Meluncur Ke Lutim

BERITA

Ada Pro Kontra, Fraksi PDIP Setuju Pernikahan Usia Anak Dibuatkan Perda


					Ada Pro Kontra, Fraksi PDIP Setuju Pernikahan Usia Anak Dibuatkan Perda Perbesar

OKSon, Luwu Timur – Fraksi PDIP, lewat Juru Bicaranya, Efraim mengatakan, Ranperda Pernikahan Usia Anak, banyak pro kontra di masyarakat.

Dari dua arus reaksi tersebut, Fraksi PDIP berpendapat, demi kelangsungan generasi muda Luwu Timur, yang sehat, maka perkawinan usia anak di Luwu Timur harus di buatkan Peraturan Daerah.

Demikian kata Efraim dalam pendapat Akhir Fraksi PDIP yang disampaikan dalam Paripurna DPRD Lutim. Selasa (01/11/2022) .

Perda inilah yang akan mengatur batas usia perkawinan yang sehat berdasarkan ilmu Kesehatan.

Selain itu sudah ada aturan yang harus dipedomani, sehingga Perda Pernikahan Usia Anak ini tidak akan melanggar aturan yang lebih tinggi diatasnya.

” Fraksi PDIP sepakat Ranperda Perkawinan Usia Anak di Jadikan Perda. ” Tutup Efraim. ( OKSon/***)

Baca Lainnya

Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

7 Agustus 2026 - 10:57 WITA

SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

5 Agustus 2026 - 03:26 WITA

Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

3 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di BERITA