Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Cukup Lama Berproses, Polres Lutim Akhirnya Tetapkan Arlan Tersangka Tindak Penipuan


					Cukup Lama Berproses, Polres Lutim Akhirnya Tetapkan Arlan Tersangka Tindak Penipuan Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Seorang warga Towuti kabupaten Luwu Timur, Arlan, ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan kasus penipuan. Tersangka Arlan berprofesi sebagai rekanan atau kontraktor di Luwu Timur.

Kasus ini bermula dari laporan seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Ratna ke Polres Luwu Timur pada 2023 lalu. Menurut Ratna, pada 2021 suaminya, Iksan memodali suatu proyek di Pemeritah daerah setempat yang dimenangkan Arlan. “ jadi saat itu (tahun 2021) yang bersangkutan Arlan meminjam uang senilai Rp 280 juta untuk mendanai pekerjaan atau proyek yang dimenangkan,” tutur Ratna dalam laporannya.

Dana pinjaman ini rencananya akan dikembalikan setelah pekerjaan atau proyek yang dimenangkan Arlan selesai. Namun dua tahun berlalu, dana pinjaman tersebut tak kunjung dikembalikan.

Merasa dananya telah digelapkan, Ratna melayangkan laporan ke Polres Luwu Timur pada 2023. Sejak saat itu kasus penipuan dan penggelapan inipun bergulir di Polres Luwu Timur.

Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma, kepada wartawan, Sabtu (18/04/2026) membenarkan laporan Ratna. “ Terlapor (Arlan) sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Maret 2026 lalu dan dikenakan dengan pasal 378 KUHP dengan ancama 4 tahun penjara.” kata Jody via telepon selularnya.

Sementara itu korban Ratna berharap dananya senilai Rp 280 juta dapat dikembalikan Arlan. “ Sudah terlalu kami berikan kesempatan dan menunggu itikad baik saudara Arlan mengembalikan dana yang kami pinjamkan namun sampai saat ini belum ditunaikan,” imbuh Ratna.( Oks/***)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA