OKSON, MOROWALI, – Untuk memastikan proyek strategisnya berjalan sesuai rencana. CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto turun ke lokasi pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) di Sambalagi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Kunjungan ini dilakukannya bersama mitra strategis, Rabu (25/03/2026)
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan komitmen perseroan dalam menjaga pencapaian target proyek, baik dari sisi waktu, biaya, maupun kualitas.
Dalam peninjauan itu, manajemen PT Vale Indonesia Tbk bersama mitra strategisnya, GEM, melihat langsung progres sejumlah area kritikal. Perkembangan positif terlihat pada fasilitas pendukung hingga area utama pengembangan proyek.
Beberapa infrastruktur penting yang menjadi perhatian meliputi pembangunan acid plant serta sistem pengelolaan tailing, yang akan berperan krusial dalam operasional HPAL ke depan.
Bernardus Irmanto menegaskan, kesiapan proyek yang semakin matang harus diiringi dengan pengelolaan risiko yang optimal agar seluruh tahapan pembangunan tetap berada di jalur yang telah ditetapkan.
“Saya berkeyakinan, kita bisa mendeliver project HPAL di Sambalagi dengan baik, tepat waktu, biaya dan juga tepat secara kualitas,”ujarnya.
Proyek HPAL Sambalagi sendiri merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam menjalankan izin usaha pertambangan khusus (IUPK), sekaligus mendukung pengembangan hilirisasi nikel di Indonesia.
Dengan progres yang terus menunjukkan tren positif, proyek ini diharapkan menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global baterai kendaraan listrik.( oks/rls- )






