Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Warga Lampia Datangi Irwan Bachri Syam Pertanyakan Proses Sewa Lahan Kompensasi Yang Sangat Murah


					Warga Lampia Datangi Irwan Bachri Syam Pertanyakan Proses Sewa Lahan Kompensasi Yang Sangat Murah Perbesar

OKSON, Luwu Timur,- Tidak ada keputusan diberikan Irwan Bachri Syam kepada sejumlah utusan warga Lampia yang datang menghadap dirinya membahas lahan kompensasi yang sudah di sewakan Bupati Luwu Timur kepada PT IHIP.

Warga Lampia yang datang menghadap Ibas pada Senin malam kemarin ( 13/10/2025)  untuk memberikan beberapa tawaran agar mereka tidak jadi penonton saat wilayah mereka dimasuki perusahaan tambang.

” Tidak ada memang keputusan, karena kami menghadap Ibas sebagai Pribadi bukan sebagai bupati, tapi semua yang kami sampaikan dicatat katanya akan dibicarakan dengan OPD terkait. ” Kata salah seoramg warga Lampia.yang hadir dipertemuan itu yang enggan disebutkan namanya.

Hal – hal yang mereka tawarkan adalah :

1. Meminta lahan kompensasi dam karebbe itu dikembalikan kepada warga.

2. Jika itu tidak dikabulkan mereka menawarkan dari luasan lahan sebanyak 394 Hektar itu dibagi dua dengan warga. Separuh diambil Pemda dan sepruhnya dikembalikan kepada warga.
” Kenapa ini kami ajukan karena kami ini sudah korban. ” Ujar nya.

Permasalahan lainnya adalah menuntut hibah listrik 3 Megawat yang masuk dalam perjanjian dari kompensasi itu untuk warga Lampia yang sampai sekarang belum dirasakan warga.

Disampaikan juga dalam pertemuan itu, Iwan Bachri Syam mengatakan Lahan Kompensasi yang dipersewakan Pemda Luwu Timur ke PT IHIP sudah jelas itu adalah lahan Pemerintah daerah berdasarkan dokumen yang ada. Dan pemerintah daerah akan melakukan penertiban dilahan kompensasi tersebut. Artinya mau tidak mau warga yang berkebun didalamnya harus dikeluarkan.

Soal kenapa sewanya sangat murah Ibas berdalih itu hasil penilaian dari tim appraisal. (okson/***)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA