Menu

Mode Gelap
Erwin Sandi Dan Armin Jafar Penuhi Panggilan Kejari Lutim Diperiksa Terkait Ambulan CSR Sita Barang Bukti, Penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Timur Pastikan Semua Yang Terlibat Pengadaan 26 Unit Ambulan CSR  Akan Diperiksa Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

BERITA

Basarnas Cari Nelayan Hilang saat Melaut di Desa Lamouara Kabupaten Luwu


					Basarnas Cari Nelayan Hilang saat Melaut di Desa Lamouara Kabupaten Luwu Perbesar

OKSON, LUWU – Nelayan  bernama Suardi ((30)  dilaporkan hilang dilaut  di perairan Teluk Bone, Desa Lampuara, Kecamatan Ponrang Selatan,   Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (01/3/2024) sore.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, Andi Baso Tenriessa mengatakan nelayan tersebut melaut sejak pagi sambil menanam usaha rumput lautnya.

“Saat sedang di laut terjadi hujan deras dan petir, nelayan lain melihat tiba-tiba sudah tidak ada tetapi perahu masih ada,” kata Andi Baso Tenriessa, saat dikonfirmasi di lokasi, Jumat.

Lanjut Andi Baso, setelah pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut, tim SAR gabungan Basarnas, BPBD Luwu dan Palopo, Damkar Luwu dan Tagana dibantu warga turun mencari.

“Kami menurunkan tim untuk melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang sungai dan bibir pantai, karena perahu korban sudah ditemukan,” ucap Andi Baso.

Badan SAR Nasional (Basarnas) turun melakukan pencarian dengan mengerahkan 3 unit perahu karet dan 10 perahu nelayan, namun hingga Jumat (1/3/2024) petang  korban belum ditemukan.

“Pencarian oleh Tim SAR gabungan dimulai pukul 16.00 Wita dimulai dari titik lokasi kejadian awal sekitar 3 kilometer dari dermaga dan tim dibagi menjadi 3 tim yakni tim perahu karet, tim perahu nelayan dan tim penyelaman,” ujar Usman Alwy Ansar, personel Basarnas Sulsel.

Usman Alwy mengatakan kendala yang dialami tim SAR yakni banyaknya sampah kayu, tali dan lumpur saat dilakukan penyelaman.

“Penyelaman dilakukan hanya saja terkendala dengan adanya lumpur di bawah dengan visibility sekitar 3 meter tetapi air keruh, kendala lainnya pada tali-tali dari rumput laut,” tutur Usman Alwy.  

Tim SAR gabungan menghentikan pencarian dan akan melanjutkan pada Sabtu (02/3/2024) besok.

“Pencarian akan dilanjutkan pada Sabtu (2/3/2024) pagi mulai pukul 07.00 Wita, semoga tidak ada kendala dan halangan,” jelas Usman Alwy.

Brikut unsur yang terlibat pencarian Ops SAR desa Lampuara kecamatan ponrang selatan

– BASARNAS Palopo 4 org

– POLRES Palopo

– POLRES Luwu

– POLAIRUD Siwa 4 org

– KORAMIL padang sappa 

– BPBD Luwu 15 org

– BPBD Palopo 13 org

– DAMKAR Luwu 10 org

– DAMKAR Palopo 10 org

– SAR Sarewigading 3 org

– SAR ati dewantara 7 org

– SAR Himalavana 5 org

– SAR Pramuka peduli 1 org

– SAR Luwu 3 org

– PMI Luwu 4 org

Baca Lainnya

Erwin Sandi Dan Armin Jafar Penuhi Panggilan Kejari Lutim Diperiksa Terkait Ambulan CSR

8 Juli 2026 - 12:53 WITA

Sita Barang Bukti, Penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Timur Pastikan Semua Yang Terlibat Pengadaan 26 Unit Ambulan CSR  Akan Diperiksa

3 Juli 2026 - 09:04 WITA

Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur

2 Juli 2026 - 13:55 WITA

Trending di BERITA