Menu

Mode Gelap
Provokasi APL Tambah Brutal, Hasut Warga Loeha Serang Petugas Negara Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

BERITA

Hari Pertama Sekolah, SMPN5 Angkona Terendam Banjir, Siswa Diliburkan


					Hari Pertama Sekolah, SMPN5 Angkona Terendam Banjir, Siswa Diliburkan Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Hari pertama masuk sekolah Pelajar SMPN 5 Kecamatan Angkona, Luwu Timur tidak bisa masuk keruang kelas. Halaman sekolah mereka digenangi air setinggi setengah meter. Akibatnya pihak sekolah meliburkan siswanya untuk sementara waktu.

Informasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Sukri, yang sudah berada dilokasi banjir mengatakan, banjir ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Luwu Timur.

Situasi banjir tersebut tidak hanya membuat sekolah kesulitan dalam menjalankan kegiatan, tetapi juga mengancam keselamatan para siswa. Untungnya, pihak sekolah yang tanggap segera mengambil tindakan darurat dengan memberikan pengumuman bahwa seluruh kegiatan belajar mengajar akan ditunda dan siswa-siswi diberikan libur hingga kondisi normal kembali.

” Untuk menghindari kemungkinan terburuk, saya pikir sudah tepat kebijakan pihak sekolah meliburkan untuk sementara siswanya.
Sebab percuma saja dipaksakan belajar jika kondisinya tidak steril,karena ruang kelas juga terendam bajir. Kita berharap kondisi ini segera berakhir. ” Ungkap Sukri. Senin (08/07/2024).

Lanjut Sukri, hasil pemantauannya, secara keseluruhan ada Enam ruang kelas belajar yang tergenang air. Sekitar pukul 11: 30 wita, kondisi air berangsur surut, situasi ini dimanfaatkan guru – guru yang hadir untuk menguras air yang menggenangi ruang kelas siswa. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada peralatan belajar mengajar yang rusak terendam air.

” Pada siang hari airnya sudah mulai surut, namun cuaca masih belum bersahabat, hujan rintik – rintik sudah jatuh lagi, semoga saja tidak lebat sehingga besok siswa bisa belajar secara normal lagi. ” Tutup Sukri. ( son/***)

Baca Lainnya

Provokasi APL Tambah Brutal, Hasut Warga Loeha Serang Petugas Negara

14 Agustus 2026 - 20:43 WITA

Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk

14 Agustus 2026 - 05:39 WITA

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

Trending di BERITA