Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Penari Kecak Buat Kejutan, Ramai – Ramai Gotong Bupati Naik Kepanggung


					Penari Kecak Buat Kejutan, Ramai – Ramai Gotong Bupati Naik Kepanggung Perbesar

OKSon, Luwu Timur, – Atraksi Pamungkas yang dibawakan puluhan penari Kecak pada Roadshow kebudayaan di Kecamatan Tomoni Timur, Kamis ( 24/08/2023) Sore, sungguh diluar dugaan namun penuh makna. Sebab tanpa sepengetahuan bupati dirinyalah yang menjadi aktor inti dalam atraksi Pamungkas tersebut. Yaitu digotong ramai – ramai oleh Penari Kecak dari lapangan menuju tempat duduknya di atas panggung.

Moment ini membuat ribuan warga terperangah karena tidak menyangka para penari Kecak akan mengusung bupatinya beramai – ramai .

Bagi para penari Kecak, aksi itu dilakukan sebagai wujud kecintaan mereka terhadap Budiman selaku Bupati Luwu Timur.

Bupati sendiri meski awalnya sempat kaget namun akhirnya membiarkan tubuhnya diangkat ramai – ramai oleh warganya, terlihat dia malah tertawa bahagia seraya ikut menggerakkan kedua lengan dan jari – jarinya mengikuti tarian Kecak.

Tarian Kecak ini dibawakan puluhan pemuda diiringi irama khusus sambil menyuarakan kata ” Cak “. Dalam tarian ini semua mengangkat kedua lengan sambil menggerak – gerakkan jari – jari tangan secara serentak.

Pada saat itu mereka tampil sangat padu, sehingga tarian ini elok di pandang mata. Tarian ini sejatinya mengisahkan pasukan kera membantu Rama melawan Rahwana. Makanya dalam aksinya ada seorang berperan sebagai Hanowman sikera Putih.

Selain Tarian Kecak ini, sebelumnya ada persembahan kesenian berupa tari Pagelu, Tari Tani,dan beberapa tarian kreasi yang dibawakan para pelajar di Tomoni Timur.

Ada juga devile budaya yang dibawakan oleh masing – masing desa di Tomoni Timur, seluruh pesertanya mengenakan pakaian adat dan membawa pesan persatuan ditengah keberagaman.

Bupati Luwu Timur, Budiman, mengakui, roadshow kebudayaan di Luwu Timur selalu melahirkan kejutan – kejutan. Hal ini menandakan banyak tradisi leluhur yang selama ini disembunyikan kini sudah berani dimunculkan. Dan saat dimainkan dia menjadi sesuatu yang menarik dan unik.

” Inilah Luwu Timur, kita sekarang hidup dalam keberagaman budaya, ditengah perbedaan ini kita tetap hidup rukun dan damai, ini kelebihan kita yang paling nyata. Tugas kita untuk menjaga dan merawatnya agar tetap lestari. ” Ungkap Budiman.

Roadshow kebudayaan di Kecamatan Tomoni Timur ini membuat warga penasaran, sebab warga masih ingin menyaksikan atraksi budaya namun sudah tidak adalagi yang bisa ditampilkan.

( OKSon/***)

 

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA