Menu

Mode Gelap
Dua Dekade KKLT dan Jalan Panjang Kontribusi Diaspora untuk Luwu Timur Provokasi APL Tambah Brutal, Hasut Warga Loeha Serang Petugas Negara Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

BERITA

Tim Penilai KKS Lutim Lakukan Penilaian Lomba Desa Sehat di Kecamatan Wotu

OKSon,Luwu Timur,- Tim Penilai Kabupaten Kota Sehat (KKS) Luwu Timur melakukan penilaian lomba desa sehat di Desa Tarengge, Desa Pepuro Barat, Kecamatan Wotu, Selasa (04/07/2023).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Andrika, didampingi Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. April, Camat Wotu, Iskandar Muda, Kepala Desa Tarengge dan Pepuro Barat, dan TP PKK Kabupaten Lutim.

Beberapa OPD yang terlibat dalam penilaian lomba desa ini antara lain; Bapelitbangda, Dinkes, DPMD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinsos P3A.

Penilaian akan dilakukan pada 23 desa dan 1 Kelurahan yang sudah terverifikasi desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Terdapat tujuh (7) kriteria yang menjadi penilaian dalam lomba desa sehat kali ini, yakni kriteria utama adalah sekretariat pokja desa sehat dan 6 kriteria umum antara lain; kesehatan, sosial, pendidikan, pencegahan dan penanganan bencana, lingkungan hidup, dan pemberdayaan masyarakat desa.

 

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Andrika mengatakan bahwa, keberhasilan kabupaten/kota sehat perlu dukungan dan komitmen bersama seluruh stakeholder.

“Tidak hanya itu, peran camat, kepala desa, lurah dalam kelembagaan sangat penting guna meningkatkan partisipasi pemberdayaan masyarakat  luas dengan kegiatan inovatif berbasis kearifan lokal,” jelas Aini Endis Andrika.

Ia juga mengatakan bahwa, beberapa waktu lalu telah dilakukan sosialisasi dan edukasi serta pembinaan kepada pokja desa, sehingga saat ini dilakukan penilaian atau verifikasi pokja desa oleh tim penilai yang terdiri dari tim pembina dan forum KKS.

“Oleh karena itu, kegiatan penilaian desa sehat ini bukanlah perlombaan, namun diharapkan semua desa se-Kabupaten Luwu Timur dapat menciptakan desa yang aman, nyaman, bersih dan sehat bagi masyarakat,” harap Aini Endis Andrika.

Sebagai informasi, penilaian ini juga telah dilakukan di Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur dan akan berlangsung hingga 25 Juli mendatang.(dew/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Dua Dekade KKLT dan Jalan Panjang Kontribusi Diaspora untuk Luwu Timur

15 Agustus 2026 - 13:58 WITA

Provokasi APL Tambah Brutal, Hasut Warga Loeha Serang Petugas Negara

14 Agustus 2026 - 20:43 WITA

Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk

14 Agustus 2026 - 05:39 WITA

Trending di BERITA