Menu

Mode Gelap
Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa Irwan Bantah Akui Lahan Petani Di Laoli Milik Pemda Lutim. Berhentilah Sebar Berita Bohong HMI Cabang Luwu Utara Kritik Pendekatan Represif dalam Pengosongan Lahan Laoli Hari Kedua Penggusuran, Pendamping Hukum Petani Laoli Diduga Dikeroyok. Direktur LBH Makassar Meluncur Ke Lutim

BERITA

Tak Mau Digaji, Saldy Mansyur Tegaskan Dana 5 Triliun Tidak Gerogoti Dana APBD Lutim


					Tak Mau Digaji, Saldy Mansyur Tegaskan Dana 5 Triliun Tidak Gerogoti Dana APBD Lutim Perbesar

OKSon, Luwu Timur,- Ketua Tim Divestasi Saham PT Vale, Saldy Mansyur menegaskan, nilai saham sebesar 5 Triliun yang akan diupayakannya dalam rangka mendapatkan divestasi saham PT Vale sama sekali tidak menggerogoti Dana APBD Luwu Timur. Meski kerjanya berat , Saldy menyatakan tidak minta digaji atau dihonor dari pekerjaan yang ia emban ini.

” Dari mana dana 5 Triliun itu?, itu sudah saya pikirkan, jalannya sudah dapat, yang jelas bukan bersumber dari APBD Luwu Timur. Dan saya juga sudah sampaikan kepada Bupati Luwu Timur,saya tidak minta digaji. Tugas ini semata-mata amal jariyah.” Kata Saldy Mansyur,dikonfirmasi okson.co.id .Minggu ( 04/06/2023) .

Menurut Saldy, tim divestasi saham PT Vale ini harus bekerja cepat,16 Juni 2023, ia akan melakukan Rapat Kerja di Kabupaten Luwu Timur untuk membuat program kerja yang terukur. Karena untuk mendapatkan divestasi saham dari PT Vale, kita harus melakukan Konsultasi berjenjang, mulai dari Konsultasi dengan Bupati Lutim, DPRD Lutim, Gubernur Sulsel, kemudian konsultasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika Papua, karena Mimika sudah berhasil mendapatkan divestasi saham dari PT Freeport. Setelah itu kita konsultasi lagi dengan Menteri BUMN, MIND ID, Kementerian ESDM, Mendagri terakhir ke Presiden.

” Makanya saya bilang ini kerjaan berat, kita upayakan sebelum berakhir kontrak karya PT Vale 2025 Insa Allah sudah ada kabar baiknya dari perjuangan ini. Mohon doanya ya “. Tandas Saldy Mansyur.

Luwu Timur bersyukur punya bupati seperti Pak Budiman yang memikirkan kondisi daerahnya untuk jangka panjang. Karena bicara tambang ini jangka waktunya bisa seratus sampai dua ratus tahun kedepan. Untuk menjangkau rentang waktu tersebut, persiapannya harus mulai dari sekarang.

Jalan yang sudah dibuka bupati menuju ke divestasi saham PT Vale adalah beliau sudah memperbaiki Perseroda, Kenapa harus diperbaiki, karena BUMD yang ada selama ini keliru sehingga ditolak oleh Mendagri. Dan sudah pula menerbitkan Perdanya sesuai yang diminta oleh Mendagri.

Kemudian tim yang dibentuk bupati ini terdiri dari tim ekonomi dan hukum yang kuat. Punya integritas dan kafasitas yang mumpuni . ” Sekarang dukung Pak Bupati, dukung kami bekerja, sejatinya perjuangan ini dimulai dengan niat yang mulia Insa Allah membuahkan hasil yang baik untuk kita semua . Amiin. ” Tutup Saldy. ( OKSon/***)

 

 

 

Baca Lainnya

Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

7 Agustus 2026 - 10:57 WITA

SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

5 Agustus 2026 - 03:26 WITA

Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

3 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di BERITA