Menu

Mode Gelap
Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu

BERITA

Polres Palopo Ungkap Kasus Penyebaran Video Porno, Seorang Pemuda Diamankan


					Polres Palopo Ungkap Kasus Penyebaran Video Porno, Seorang Pemuda Diamankan Perbesar

PALOPO – Resmob Polres Palopo mengungkap kasus penyebaran video porno di Kota Palopo. Dalam kasus itu, seorang pemuda diamankan aparat kepolisian.

 

Pemuda itu berinisial RA (22). Dia diamankan di Alfamidi Super Binturu, Jumat (4/10/2024), jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo.

 

Pemuda 22 tahun itu menyebarkan video syur dirinya bersama mantan kekasihnya. Akibat perbuatannya itu, mantan kekasihnya keberatan dan melaporkan hal itu ke aparat penegak hukum.

 

“Terlapor merupakan mantan pacar pelapor. Mereka pernah melakukan hubungan badan dan direkam oleh terlapor. Vidio tersebut lalu disebar via WhatsApp ke saksi. Atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwenang,” kata Kasi Humas Polres Palopo, AKP Supriadi.

 

Setelah menerima Informasi tersebut Unit Resmob Polres Palopo, dipimpin Aipda Ronald Effendy melakukan serangkaian penyelidikan terkait keberadaan pelaku.

Hasilnya, mereka memperoleh informasi terduga pelaku sedang berada di Alfamidi Super, selanjutnya team menuju tempat yang dimaksud dan mengamankan pelaku.

 

“Dalam interogasi, terduga pelaku mengakui perbuatannya pernah berhubungan badan dengan korban di salah satu kos yang berada di Jl. Ahmad Razak. Kemudian dia merekamnya, dan vidio tersebut disebarkan melalui chat WA ke saksi,” jelasnya.

 

Selain terduga pelaku, polisi juga mengamankan satu unit HP milik RA.

“Setiap orang yang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi sebagaimana dimaksud dalam 29 Jo Pasal 4 ayat (1) UU 44 Tahun 2008 tentang pornografi dipidana dengan pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp 250 juta dan paling banyak Rp 6 Miliar,” tandasnya. (*)

Baca Lainnya

Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur

2 Juli 2026 - 13:55 WITA

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Trending di BERITA