Menu

Mode Gelap
Banyak Mahasiswa Manipulasi Nilai, Tim Khusus Selamatkan 1 M Dana Beasiswa

BERITA

Perbanyak Istighfar, Gempa Yang Guncang Luwu Timur Pagi Ini Berpusat Di Desa Manurung Kec. Malili


					Perbanyak Istighfar, Gempa Yang Guncang Luwu Timur Pagi Ini Berpusat Di Desa Manurung Kec. Malili Perbesar

OKSon, LuwuTimur – Gempa yang berkekuatan 3,5 Magnitudo mengguncang Kabupaten Luwu Timur pagi ini, Senin (30/01/202 berpusat di Desa Manurung Kecamatan Malili .

Gempa terjadi sekitar pukul 9 : 04 : 48 WITA di kedalaman 10 KM . Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan harta benda, guncangan gempa ini cukup membuat warga panik, terlebih lagi para ASN , mereka berhamburan lari keluar ruangan menyelamatkan diri ketempat aman .

Informasi dari Asep Suyatna. SH
Operator Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Luwu Timur, mengatakan, Warga Luwu Timur utamanya di Desa Puncak Indah dan sekitarnya di Kec. Malili merasakan guncangan dengan durasi sekitar 2 hingga 3 detik. ” Sehingga wajar saja terjadi kepanikan sesaat , gempa ini akibat Sesar Matano bereaksi ” . Ujar Asep.

Lanjut diterangkannya , berdasarkan data yang diterima Pusdalops BPBD Kabupaten Luwu Timur, gempa yang terjadi di darat ini tidak berpotensi tsunami dan laporan kerusakan masih Nihil

Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), guncangan gempa yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity menunjukkan di Malili pada III – IV MMI

Wilayah Luwu Timur merupakan kabupaten di Prov. Sulawesi-Selatan dengan potensi bahaya gempa bumi dengan kategori tinggi. Sebanyak 11 kecamatan teridentifikasi pada potensi bahaya tersebut.
( OKSon/***)

 

Baca Lainnya

PT Vale Umumkan Hasil Kinerja 2025, Tampil Tangguh Untuk Berkelanjutan Jangka Panjang

17 Maret 2026 - 20:19 WITA

Kolaborasi Pemerintah dan Industri Hadirkan Kepastian bagi Masyarakat, PT Vale dan Pemkab Luwu Timur Sepakati Penyelesaian Lahan Old Camp

13 Maret 2026 - 14:55 WITA

Dukung Asta Cita Presiden dan SDGs Ketahanan Pangan, PT Vale Panen Bersama Demplot Padi Berkelanjutan di Kolaka

9 Maret 2026 - 13:34 WITA

Trending di BERITA