Genangan air akibat meluapnya Sungai Ussu yang sempat melumpuhkan aktivitas warga di Kecamatan Malili akhirnya dapat diatasi pada Senin malam, 4 Mei 2026. Tim gabungan dari Satuan Lalu Lintas Polres Luwu Timur bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bertindak tanggap dengan menolong masyarakat di Perumahan Bumi Batara Guru yang tempat tinggalnya terendam air. Di samping itu, petugas juga melakukan pengaturan ketat kendaraan di Jalan Poros Trans Sulawesi, Desa Ussu, guna menghindari insiden di tengah kondisi jalan yang tergenang. Operasi yang berlangsung hingga larut malam itu ditutup dengan situasi yang terkendali, sementara para pengungsi telah ditempatkan di area yang lebih aman.
Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Malili ini muncul setelah curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah tersebut, sehingga debit air sungai meningkat dan meluber ke badan jalan serta permukiman penduduk. Kepala Satuan Lalu Lintas, AKP Agusnawan, turun langsung ke lapangan untuk memimpin puluhan personel dalam mengurai kemacetan serta menjaga keamanan para pengguna jalan. Berbagai peringatan keselamatan terus digaungkan kepada publik agar tidak memaksa kendaraan melewati area yang masih digenangi air.
Proses penyelamatan warga berjalan sigap, terutama di kompleks perumahan yang terdampak paling parah, dengan memindahkan mereka ke dataran yang lebih tinggi dan lebih aman. Kehadiran aparat kepolisian di tengah musibah ini diapresiasi hangat oleh masyarakat setempat, yang menilai respons petugas sangat sigap sekaligus penuh perhatian—bukan hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga terjun langsung membantu para korban. Setelah operasi rampung, ruas jalan utama yang sebelumnya terganggu telah dapat dilintasi kembali secara normal.
Polres Luwu Timur mengingatkan agar tingkat kewaspadaan tetap tinggi, khususnya bagi pengendara yang akan melintasi rute bekas banjir hingga kondisi lingkungan dipastikan benar-benar pulih sepenuhnya.








