Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup PT PUL Hijaukan Kawasan Jetty Untuk Program Lansia Lutim BPK RI Temukan Banyak Mark up Umur Penerima Manfaat LHP BPK RI Sulsel Nyatakan Banyak Temuan Dalam Program Seragam Sekolah Gratis Pemkab Luwu Timur Wajar APH Turun Tangan Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Vale Perkuat Gerakan Kolektif untuk Iklim dan Masa Depan Morowali Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional Raih Dua Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards, PT Vale Indonesia Tegaskan Komitmen Membangun Tempat Kerja yang Berpusat pada Manusia

BERITA

Dukung Germas, Dinas Kesehatan Lutim Gelar Rakor Tingkat Kabupaten


					Dukung Germas, Dinas Kesehatan Lutim Gelar Rakor Tingkat Kabupaten Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Dalam rangka mendukung Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Tingkat Kabupaten Luwu Timur, maka Dinas kesehatan menggelar pertemuan koordinasi, di Wisma Trans Malili, Rabu (11/12/2024).

Sekretaris Dinas Kesehatan, Andi Tulleng, didampingi narasumber dari Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Lutim, Syaifullah, membuka pertemuan koordinasi germas.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Dinkes, Andi Tulleng menyampaikan bahwa, dalam 30 tahun terakhir penyebab terbesar kesakitan dan kematian adalah penyakit tidak menular yang menunjukkan terjadi perubahan pola penyakit yang disebabkan berubahnya perilaku manusia. Dimana pada era 1990 penyebab kematian dan kesakitan terbesar adalah penyakit menular.

“Faktor resiko penyebab PTM yang terkait dengan berubahnya gaya hidup masyarakat disebabkan dari penduduk yang kurang beraktivitas fisik, pola makan yang berubah, minum minuman yang beralkohol serta kebiasaan merokok,” tutur Andi Tulleng.

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kesehatan yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan dan gen,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa, gerakan masyarakat hidup sehat merupakan salah satu upaya promotive dan preventif yang dilakukan melalui pendekatan multi sektor.

“Promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit baik menular maupun tidak menular,” ungkap Andi Tulleng.

Terakhir, ia menuturkan tanpa adanya upaya yang signifikan, kecenderungan kesakitan dan kematian serta permintaan pelayanan kesehatan akan terus meningkat.

Hadir pada kesempatan ini, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait meliputi; Bagian Setdakab Lutim, Bapelitbangda, Dinkes, Disdikbud, Disparmudora, Dishub, PUPR, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, DLH, Disnaker, Disperindagkop, DPKPP, Dinas Perikanan, Diskominfo, TP PKK Lutim, dan Kementrian Agama. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup PT PUL Hijaukan Kawasan Jetty

12 Juni 2026 - 12:43 WITA

Untuk Program Lansia Lutim BPK RI Temukan Banyak Mark up Umur Penerima Manfaat

12 Juni 2026 - 05:37 WITA

LHP BPK RI Sulsel Nyatakan Banyak Temuan Dalam Program Seragam Sekolah Gratis Pemkab Luwu Timur Wajar APH Turun Tangan

12 Juni 2026 - 03:15 WITA

Trending di BERITA