Menu

Mode Gelap
Sita Barang Bukti, Penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Timur Pastikan Semua Yang Terlibat Pengadaan 26 Unit Ambulan CSR  Akan Diperiksa Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale

BERITA

Bimtek Perizinan dan Usaha Berbasis Risiko, Pj Wali Kota Palopo : Muaranya pada Perbaikan, Akselerasi Investasi dan informatif


					Bimtek Perizinan dan Usaha Berbasis Risiko, Pj Wali Kota Palopo : Muaranya  pada Perbaikan, Akselerasi Investasi dan informatif Perbesar

OKSON, PALOPO – Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, SH.,M.Si., menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) sosialisasi Implementasi Perizinan dan Pengawasan Berusaha Berbasis Risiko.

Bimtek yang digelar Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan ini, dilaksanakan di Hotel Mulia Indah, Selasa (25/06/2024).

Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, SH.,M.Si., menyampaikan, Bimtek dan sosialisasi ini bermuara pada perbaikan dan akselerasi investasi yang semakin baik dan informatif.

“Saya berharap agar peserta menyimak dengan baik penyampaian materi oleh narasumber. Saya mengapresiasi DPMTSP yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini di Kota Palopo,” kata Asrul Sani.

Asrul menambahkan, perkembangan dunia usaha di Kota Palopo semakin pesat dan jenis usaha bermunculan.

“Hal ini kemudian membuat usaha yang ada, memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan, kesehatan lingkungan dan keamanan,” katanya.

Oleh karena itu, kata Asrul, pemerintah perlu melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap usaha-usaha melalui penerbitan izin usaha berisiko.

“Izin berusaha berisiko merupakan instrumen penting untuk memastikan, bahwa usaha yang dilakukan memenuhi standar keselamatan, kesehatan, standar lingkungan, dan standar keamanan,” ujarnya.

Dalam tata kelola investasi yang menjadi tulang panggung perbaikan ekonomi makro, lanjut Asrul, yang perlu dibangun yaitu ststabilitas dalam konteks penanaman modal (investasi).

“Perlu kami sampaikan, kinerja investasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, semakin baik dan menunjukkan tren Positif. Pada tahun 2023, kinerja investasi yang dicapai sebesar 16,45 triliun,” tutupnya.

Ketua Panitia pelaksana, Mallombasi, S.Ip., M.Adm.Pemb, menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman kepada peserta tentang perizinan berusaha berbasis risiko.

“Selain itu, juga terkait pengawasan perizinan berusaha berbasis risiko, serta meningkatkan capaian realisasi penanaman modal di Sulawesi Selatan,” kata Mallombasi.

Mallombasi menambahkan, kegiatan ini juga sekaligus meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai ketentuan pelaksanaan penanaman modal.

“Serta meningkatkan minat para investor untuk melakukan penanaman modal di
Sulawesi Selatan,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan, Kabid Pengendalian Pelaksanaan modal DPMTSP Provinsi Sulawesi Selatan, serta undangan yang hadir.

Baca Lainnya

Sita Barang Bukti, Penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Timur Pastikan Semua Yang Terlibat Pengadaan 26 Unit Ambulan CSR  Akan Diperiksa

3 Juli 2026 - 09:04 WITA

Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur

2 Juli 2026 - 13:55 WITA

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Trending di BERITA