Menu

Mode Gelap
Sita Barang Bukti, Penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Timur Pastikan Semua Yang Terlibat Pengadaan 26 Unit Ambulan CSR  Akan Diperiksa Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale

BERITA

Ketua TP PKK Kota Palopo Kunjungi Korban Banjir Luwu


					Ketua TP PKK Kota Palopo Kunjungi Korban Banjir Luwu Perbesar

OKSON, LUWU  – Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani,  bersama Pj. Ketua TP-PKK Kota Palopo, Hasnawati Asrul mengunjungi korban terdampak banjir di Belopa, Kabupaten Luwu, Sabtu (04/05/2024).

Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para korban yang terdampak banjir.

“Kepada masyarakat Kabupaten Luwu, agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan di situasi seperti ini,” kata Asrul Sani.

Asrul beserta istri, kemudian melakukan penyaluran bantuan logistik berupa makanan siap saji, air mineral, susu dan popok bayi serta obat-obatan.

“Selain itu, ada juga bantuan kesehatan  lainnya. Bantuan tersebut berasal dari sumbangsih masyarakat Kota Palopo,” katanya.

Selain jajaran Pemerintah Kota Palopo, tampak hadir juga Pj Gubernur Sulsel beserta Kapolda Sulsel yang turut melakukan pantauan udara menggunakan helikopter.

Pantauan udara dilakukan di kawasan yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Luwu dan Wajo.

“Terlihat jelas bekas banjir yang menghubungkan air laut dengan air yang datang dari darat, dengan warna coklat yang mendominasi pesisir,” kata Bahtiar Baharuddin.

Kondisi ini, kata Bahtiar, menunjukkan dampak serius dari bencana alam yang terjadi di sejumlah kabupaten diantaranya Luwu dan Wajo.

“Lahan pertanian masyarakat, fasilitas publik seperti masjid dan Polsek Siwa (Wajo), serta rumah-rumah penduduk masih terendam,” ujarnya.

Untuk diketahui, akibat bencana alam ini Pemkab Luwu memberlakukan status tanggap darurat hingga 30 hari ke depan.

Baca Lainnya

Sita Barang Bukti, Penyidik Kejaksaan Negeri Luwu Timur Pastikan Semua Yang Terlibat Pengadaan 26 Unit Ambulan CSR  Akan Diperiksa

3 Juli 2026 - 09:04 WITA

Ekonom Unhas: PDRB Tinggi Tak Otomatis Membuat Masyarakat Luwu Timur Makmur

2 Juli 2026 - 13:55 WITA

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Trending di BERITA