Menu

Mode Gelap
Peringati Hari Lingkungan Hidup PT PUL Hijaukan Kawasan Jetty Untuk Program Lansia Lutim BPK RI Temukan Banyak Mark up Umur Penerima Manfaat LHP BPK RI Sulsel Nyatakan Banyak Temuan Dalam Program Seragam Sekolah Gratis Pemkab Luwu Timur Wajar APH Turun Tangan Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT Vale Perkuat Gerakan Kolektif untuk Iklim dan Masa Depan Morowali Bukti Nyata Pengelolaan Sampah PT Vale dari Sorowako Hadir di Pameran Lingkungan Internasional Raih Dua Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia Awards, PT Vale Indonesia Tegaskan Komitmen Membangun Tempat Kerja yang Berpusat pada Manusia

BERITA

Tim Penilai KKS Lutim Lakukan Penilaian Lomba Desa Sehat di Kecamatan Wotu

OKSon,Luwu Timur,- Tim Penilai Kabupaten Kota Sehat (KKS) Luwu Timur melakukan penilaian lomba desa sehat di Desa Tarengge, Desa Pepuro Barat, Kecamatan Wotu, Selasa (04/07/2023).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Andrika, didampingi Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, dr. April, Camat Wotu, Iskandar Muda, Kepala Desa Tarengge dan Pepuro Barat, dan TP PKK Kabupaten Lutim.

Beberapa OPD yang terlibat dalam penilaian lomba desa ini antara lain; Bapelitbangda, Dinkes, DPMD, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Dinsos P3A.

Penilaian akan dilakukan pada 23 desa dan 1 Kelurahan yang sudah terverifikasi desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Terdapat tujuh (7) kriteria yang menjadi penilaian dalam lomba desa sehat kali ini, yakni kriteria utama adalah sekretariat pokja desa sehat dan 6 kriteria umum antara lain; kesehatan, sosial, pendidikan, pencegahan dan penanganan bencana, lingkungan hidup, dan pemberdayaan masyarakat desa.

 

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Aini Endis Andrika mengatakan bahwa, keberhasilan kabupaten/kota sehat perlu dukungan dan komitmen bersama seluruh stakeholder.

“Tidak hanya itu, peran camat, kepala desa, lurah dalam kelembagaan sangat penting guna meningkatkan partisipasi pemberdayaan masyarakat  luas dengan kegiatan inovatif berbasis kearifan lokal,” jelas Aini Endis Andrika.

Ia juga mengatakan bahwa, beberapa waktu lalu telah dilakukan sosialisasi dan edukasi serta pembinaan kepada pokja desa, sehingga saat ini dilakukan penilaian atau verifikasi pokja desa oleh tim penilai yang terdiri dari tim pembina dan forum KKS.

“Oleh karena itu, kegiatan penilaian desa sehat ini bukanlah perlombaan, namun diharapkan semua desa se-Kabupaten Luwu Timur dapat menciptakan desa yang aman, nyaman, bersih dan sehat bagi masyarakat,” harap Aini Endis Andrika.

Sebagai informasi, penilaian ini juga telah dilakukan di Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur dan akan berlangsung hingga 25 Juli mendatang.(dew/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Peringati Hari Lingkungan Hidup PT PUL Hijaukan Kawasan Jetty

12 Juni 2026 - 12:43 WITA

Untuk Program Lansia Lutim BPK RI Temukan Banyak Mark up Umur Penerima Manfaat

12 Juni 2026 - 05:37 WITA

LHP BPK RI Sulsel Nyatakan Banyak Temuan Dalam Program Seragam Sekolah Gratis Pemkab Luwu Timur Wajar APH Turun Tangan

12 Juni 2026 - 03:15 WITA

Trending di BERITA