OKSON, LUWU TIMUR, – Salah satu sekolah yang layak di rekomendasikan kepada para orang tua di Luwu Timur untuk melanjutkan pendidikan anaknya dijenjang SMA adalah SMA Negeri 4 Luwu Timur.
Sekolah yang berada di Desa Maleku Kecamatan Mangkutana ini mampu menghadirkan sistem pendidikan yang sangat ramah, nyaman yang mampu memetakan pelajar yang bertalenta, berintegritas dan kreatif selaras yang diinginkan oleh Kurikulum Nasional.
Ketika kita masuk ke sekolah ini kesan pertama yang dirasakan adalah suasana yang tidak membosankan, sebuah iklim yang berhasil diciptakan penyelenggara pendidikan di sekolah tersebut agar yang belajar dan yang mengajar tetap nyaman.
Sekolah ini sangat teduh, sirkulasi udaranya bersih, sejuk karena sekelilingnya banyak ditumbuhi pepehonan. Sistem penanaman yang apik inilah membuat lingkungan sekolah rindang tidak semrawut.
Rasa takjub ini tak hanya sampai disitu saja. Dalam durasi lima jam dimentori untuk menjadi penulis berita yang mememuhi kaedah 5 W + 1 H, ini pun mampu dipenuhi oleh siswa – siswi yang mengikuti pelatihan jurnalistik.
Sejatinya pada Kamis ( 8/04/2026) bertempat di ruang Komputer, berlangsung agenda Pelatihan Jurnalistik yang bertemakan Speak With Facts. Kegiatan ini diselanggarakan oleh Pengurus OSIS SMAN4 merupakan realisasi dari program kerja organisasi yang sudah mereka tetapkan.
Pelatihan ini dibuka langsung kepala sekolah Adam, menghadirkan mentor berpengalaman yang merupakan wartawan senior Luwu Raya, terdiri dari Son Abd Rahim, Hasmin Syarif, Nasrun Majid dan Rifal Djufri. Dengan materi teknik dasar jurnalistik, kode etik jurnalistik dan teknik pengambilan video dan foto.
Kepala Sekolah, Adam dalam sambutannya mengatakan, mengharapkan hasil akhir dari pelatihan jurnalistik ini melahirkan jurnalis muda yang bisa menarasikan setiap kegiatan yang ada lingkungan sekolah. Sehingga kegiatan – kegiatan SMAN4 ini bisa terbuplikasi dan diketahui publik secara luas.
” Semoga setelah pelatihan ini ada siswa yang paham menulis berita, sehingga kegiatan – kegiatan sekolah bisa dipublis. Lebih dari itu kegiatan ini untuk mengasah bakat bawaan peserta mewujudkan pelajar SMAN 4 yang berkalualitas. ” Ungkap Adam.
Setelah dibekali dengan pemahaman teknik dasar penulisan berita dan di dampingi langsung dalam pola penulisan berita, semua peserta sudah bisa manyusun diksi menjadi sebuah narasi berita straight news ( laporan berita langsung ) dari peristiwa yang diangkat dari pelatihan jurnalistik tersebut.
” Setelah diarahkan dan kita berikan materi praktek, diluar dugaan semuanya sudah bisa menulis berita 5W+1H. Ini diluar ekspektasi kita. Hanya durasi Lima Jam sudah kelihatan kemampuan jurnalistik adik – adik peserta. Memang masih ada yang perlu di edit, tapi itu tidak sampai membongkar habis tulisannya. Untuk kelas pemula ini sangat luar biasa. ” Ujar Rifal Djufri salah seorang pemateri
Dua Peserta yang paling menonjol dalam pelatihan tersebut adalah Andini dan Anggun. Andini sudah mampu membuat tulisan straight news yang baik, dimana dalam laporan langsungnya ia mampu mengemas acara pelatihan tersebut menjadi sebuah jarya jurnalistik yang menarik.
Sementara Anggun teknik penulisannya sudah mengarah pada penulisan bergaya feature news, ia juga mampu mengisahkan peristiwa pelatihan jurnalistik tersebut secara naratif dan kreatif yang mendalam.
Oleh ketua Osis, James Evanggelion, menyampaikan 17 Orang peserta ini adalah siswa – siswi terbaik yang dipilih yang dari kelas Satu dan Kelas Dua.
Ia berterimakasih kepada seluruh pemateri yang sudah memberikan bimbingan kepada siswa SMAN 4 dalam mengenal lebih dekat dunia jurnalistik.
” Kami di OSIS sudah punya website, semoga setelah pelatihan ini kegiatan – kegiatan sekolah bisa di publis lewat website OSIS. ” Ujarnya. ( oks/***)







