Perayaan puncak hari jadi Kabupaten Luwu Timur yang menginjak usia ke-23 pada Senin, 8 Juni 2026, diwarnai dengan momen bersejarah bagi sektor pendidikan. PT Vale mengambil bagian dalam acara tersebut dengan menyerahkan empat armada bus sekolah kepada pemerintah kabupaten secara simbolis. Penyerahan bantuan yang menjadi bentuk dedikasi korporasi terhadap dunia pendidikan ini dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT Vale, Bernadus Irmanto, kepada Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan yang berfokus pada bidang pendidikan.
Kehadiran armada transportasi ini diharapkan mampu menjamin akses perjalanan yang selamat dan tanpa biaya bagi para pelajar dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Endra Kusuma, selaku Director of External Relations & Corporate Affairs PT Vale, menyampaikan bahwa sasaran dari keempat bus sekolah ini adalah para siswa di seluruh penjuru Luwu Timur. Ia memaparkan bahwa masih banyak pelajar dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas yang menghadapi kendala serius dalam menjangkau sekolah. Jarak tempat tinggal yang jauh serta kesibukan orang tua menjadi kendala utama yang kerap membuat anak-anak terlambat hadir di kelas.
Menurut pandangan Endra, keberadaan sarana transportasi sekolah memiliki urgensi yang setara dengan ketersediaan guru, perlengkapan buku, maupun fasilitas ruang belajar. Ia menilai bus sekolah ini dapat meringankan pengeluaran keluarga dalam hal biaya antar-jemput anak. Lebih lanjut, dirinya berharap penambahan armada ini mampu menekan jumlah anak yang berhenti bersekolah serta menurunkan potensi bahaya kecelakaan di jalan raya yang kerap menimpa pelajar di daerah tersebut. Polres Luwu Timur melalui unit lalu lintasnya mencatat adanya lima hingga dua belas kasus kecelakaan per tahun yang melibatkan pelajar, dengan korban terbanyak berasal dari kalangan siswa SMA dan SMP. Dengan hadirnya transportasi yang layak, angka tersebut diharapkan mengalami penurunan berarti.
Endra menegaskan bahwa pendidikan adalah investasi masa depan yang nilainya tidak bisa diukur dalam jangka pendek. Menurutnya, jaminan keselamatan dan kenyamanan anak-anak dalam menempuh pendidikan adalah modal besar untuk mendorong kemajuan Luwu Timur ke depan. Pihaknya berjanji untuk terus mengawal berbagai inisiatif yang memberikan dampak konstruktif bagi warga.
Prosesi serah terima ini turut menjadi saksi hadirnya sederet pejabat penting seperti Gubernur Sulawesi Selatan, perwakilan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, anggota DPRD Luwu Timur, serta Direktur Jenderal Pertanian. Para tokoh masyarakat setempat juga tampak hadir meramaikan perayaan hari jadi kabupaten tersebut. Dukungan dari para pemangku kepentingan ini memperlihatkan sinergi kuat dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di kabupaten tersebut.








