Menu

Mode Gelap
Tiba Di Malili Ketua DPD PDIP Sulsel Lakukan Peletakan Batu Pertama Dimulainya Pembangunan Kantor DPC PDIP Lutim Kasus Ambulans CSR Naik Tahap Penyidikan, Aliansi MUAK Tantang Penyidik, Beranikah Sentuh Aktor Utamanya Soal Dua Orang Guru Mengaji Pemda Klaim Tidak Hilangkan Nama Penerima Tapi Klaim Nomor Rekening Tidak Aktif Pemda Harus Ralat Teganya Dua Orang Guru Mengaji Di Tarengge Timur Dipecat Tanpa Sebab Musancab PDI Perjuangan Lutim, Antara Soliditas Kader dan Kesiapan Menyongsong Pemilu 2029 – 2031 Peringati Hari Lingkungan Hidup PT PUL Hijaukan Kawasan Jetty

BERITA

Islamic senter Setahun Diabaikan, Dirawat Pakai Dana Celengan Jamaah


					Islamic senter Setahun Diabaikan, Dirawat Pakai Dana Celengan Jamaah Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Sungguh miris, sejak tahun 2025 hingga saat ini islamic senter Malili yang sudah menjadi aset daerah tidak memiliki anggaran pemeliharaan. Semua biaya operasional islamic senter dibiayai lewat sumbagan celengan mesjid dari jamaah. Demikian kata Sira petugas yang menjaga islamic senter Malili saat di wawancara usai shalat jumat, ( 17/04/2025).

Menurut Sira, honor Imam, alat pembersih lantai,listrik dan air semuanya dibiayai bersumber dari celengan jamaah. Kadang cukup kadang kurang begitulah kondisinya yang saya alami. Meskipun ini aset daerah, sama sekali tidak ada dana pemeliharaannya. ” Kata Sira.

Namun untuk beberapa bulan terakhir ini listrik sudah tidak dibayar lagi, Begitu juga dengan air sudah dibantu dari Perumda Waemami.

” Pernah satu kali dibantu sama pak bupati Ibas sekitar 3 Juta itu yang dipakai bayar honor imam dan operasional kebersihan, selebihnya itu sering di bantu sama Pak Budiman mantan Bupati Lutim. ” Jelas Sira.

Pernah terpikirkan olehnya untuk menunjang operasional mesjid, lebaran lalu ia menghadap bupati Ibas meminta agar shalat id bisa digelar di islamic senter, tapi tidak diizinkan oleh bupati.

Ia juga sudah disampaikan oleh Bupati sekitar bulan Juni 2026 diminta semua aktivitas di islamic senter dihentikan karena pembangunannya akan dilanjutkan lagi.

” Iya tidak masalah, bagus itu kalau dilanjutkan supaya pembangunannya bisa rampung seratus persen, kalau tidak salah waktu itu saya disampaikan anggarannya sekitar 15 M. Ya sudahlah walau sebelumnya sempat dianggarkan 25 M sekarang bisanya 15 M tetap harus disyukuri. Kata Sira.

Terkait ambruknya plapon diatas tangga islamic senter, ia melihat itu bisa jadi akibat terhentinya proses pembangunan islamic senter tersebut, sekiranya pembangunannya tidak terhenti ia meyakini kejadian seperti itu tidak terjadi. Karena pelapon tersebut terkena rembesan air jika hujan.

Untuk diketahui, pada 2025 lalu Pemerintahan era Budiman menganggarkan lanjutan pembangunan islamic senter 25 M. Tiga tahun di periksa BPK pembangunan islamic senter ini tidak bermasalah. Namun setelah Irwan Bachri Syam menjadi bupati Lutim, pembangunan lanjutan islamic senter itu di hentikan dan anggarannya diduga di geser untuk membiayai proyek pembangunan Gerbang Burau, Tugu Atue dan Rumah Jabatan Bupati yang sampai saat ini proyek tersebut ada yang tidak tuntas dan belum dirasakan asas manfaatnya oleh warga Luwu Timur. ( oks/***)

 

 

Baca Lainnya

Tiba Di Malili Ketua DPD PDIP Sulsel Lakukan Peletakan Batu Pertama Dimulainya Pembangunan Kantor DPC PDIP Lutim

20 Juni 2026 - 15:55 WITA

Kasus Ambulans CSR Naik Tahap Penyidikan, Aliansi MUAK Tantang Penyidik, Beranikah Sentuh Aktor Utamanya

19 Juni 2026 - 11:39 WITA

Soal Dua Orang Guru Mengaji Pemda Klaim Tidak Hilangkan Nama Penerima Tapi Klaim Nomor Rekening Tidak Aktif Pemda Harus Ralat

18 Juni 2026 - 04:27 WITA

Trending di BERITA