Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Dinkes Lutim Gelar Pelatihan Pemetaan 5 Pilar STBM bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan PKM


					Dinkes Lutim Gelar Pelatihan Pemetaan 5 Pilar STBM bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan PKM Perbesar

OKSON,Luwu Timur,- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, melalui Dinas Kesehatan menggelar pelatihan pemetaan 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) bagi tenaga sanitasi lingkungan puskesmas (PKM) se-Kabupaten Lutim, bertempat di Hotel I Lagaligo Malili, Senin (16/10/2023).

Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Sekretaris Dinkes Lutim, Andi Tulleng didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Nelli Mualim, narasumber dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin Makassar, Agus Bintara Birawida.

Dalam sambutannya, Andi Tulleng mengatakan bahwa, dalam rangka pelaksanaan kegiatan 5 pilar STBM di wilayah kerja puskesmas masing-masing, dibutuhkan keakuratan data sebagai bahan untuk merencanakan dan memetakan permasalahan di desa.

“Kegiatan 5 pilar STBM ini menjadi tepat sasaran dan dapat saling terintegrasi dengan program-program kesehatan lainnya,” kata Andi Tulleng.

Andi Tulleng menjelaskan, terdapat lima pilar STBM antara lain; 1. Stop buang air besar sembarangan, 2. Cuci tangan pakai sabun, 3. Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, 4. Menciptakan lingkungan rumah bersih dan sehat, dan 5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga.

“Dari 5 pilar STBM tersebut, terdapat 2 pilar yang merupakan faktor eksternal atau secara tidak langsung dapat menyebabkan terjadinya kasus stunting yakni pilar 1; stop buang air besar sembarangan, dan pilar 3; Pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga,” jelas Sekretaris Dinkes Lutim.

Oleh karena itu, diharapkan setiap program kesehatan dapat saling terintegrasi dalam menyelesaikan permasalahan yang didukung dengan penggunaan aplikasi pemetaan yang nantinya dapat menggambarkan letak wilayah rawan terhadap sanitasi.

“Saya berharap semoga semua peserta yang mengikuti sosialisasi ini dapat menyimak dengan baik apa yang disampaikan, sehingga dapat mengaplikasikannya di puskesmas masing-masing,” harap Andi Tulleng.

(dew/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA