Menu

Mode Gelap
Banyak Mahasiswa Manipulasi Nilai, Tim Khusus Selamatkan 1 M Dana Beasiswa

BERITA

Dari Manajemen Baru, Sepertinya Ada Manipulasi Data Jumlah Produksi Bijih Nickel Yang Dilakukan Manajemen Lama CLM


					Dari Manajemen Baru, Sepertinya Ada Manipulasi Data Jumlah Produksi Bijih Nickel Yang Dilakukan Manajemen Lama CLM Perbesar

OKSon,Luwu Timur – Pergantian Manajemen di Tubuh PT Citra Lampia Mandiri menyisakan masalah besar . Manajemen baru mendapati ada dugaan manipulasi data jumlah produksi bijih nickel selama berproduksi ditahun 2022 yang diduga dilakukan oleh Manajemen PT CLM yang lama .

” Setelah kita melakukan identifikasi, jumlah produksinya 1,9 juta Wet Metrik Ton, yang dilaporkan 1,4 juta Wet Metrik Ton , ini terus kami dalami, dan kami juga sudah meminta aksesnya ke ESDM . ” Ujar Aulizar Fadjri KTT CLM yang baru, Senin ( 14/11/2022 ) .

Permasalahan yang dihadapi manajemen baru dalam mengidentifikasi persoalan tersebut adalah akses datanya sudah di blok . Semua dokumen terkait itu , bahkan hard copynya juga sudah dihilangkan, ini menandakan ada satu tindakan yang sangat sistematis dalam menghilangkan data terkait jumlah produksi bijih nickel PT CLM ditahun 2022 . ” Inilah yang makin menguatkan kita bahwa ada indikasi penipuan jumlah produksi yang dilakukan manajemen lama . ” Kata Aulizar .

Satu-satunya langkah yang dilakukan manajemen baru saat ini adalah meminta akses data ke ESDM , dimana Manajemen Baru CLM sudah menyurat ke ESDM melaporkan masalah tersebut , seraya meminta petunjuk dari ESDM,agar bisa mendapatkan kembali hak akses tersebut karena sudah ada perubahan manajemen . Dimana Direktur Utama PT CLM saat ini dijabat oleh Abidinsyah Siregar .

Dokumen-dokumen tersebut sangat dibutuhkan CLM saat ini karena akan dimasukkan dalam RKAB untuk pengajuan RKAB 2023 . ESDM sendiri meminta pengajuan RKAB 2023 paling lambat 15 November 2022 sudah harus diserahkan . Disatu sisi manajemen baru CLM tidak mau gegabah demi menghindari perkara hukum . ” Jangan sampai mereka yang berbuat , kami yang baru ini kena getahnya, jadi kami sangat hati-hati dalam hal ini .” Tandas Aulizar .

Namun demikian Aulizar meyakinkan akan mengatasi permasalahan ini secara bertahap. Ia menganggap ini adalah tantangan perusahaan yang harus diselesaikan dengan cermat dan teliti . ( OKSon/*** )

 

 

 

 

Baca Lainnya

Dukung Asta Cita Presiden dan SDGs Ketahanan Pangan, PT Vale Panen Bersama Demplot Padi Berkelanjutan di Kolaka

9 Maret 2026 - 13:34 WITA

Setahun Sudah Berlalu, Warga Tagih Pupuk Gratis Di Reses Perseorangan Muhammad Nur

8 Maret 2026 - 13:47 WITA

Tak Hanya Proyek Fisik, Warga Juga Minta Anggaran Untuk Forum Anak Di Reses Mahading

8 Maret 2026 - 12:25 WITA

Trending di BERITA