Luwu Timur – Enam personel Emergency Response Team (ERT) dari PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM) resmi diberangkatkan dari Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, pada Sabtu pagi (22/8/2026). Misi kemanusiaan tersebut menyasar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah dilanda gempa bumi. Dalam aksi tanggap darurat ini, fokus utama tim adalah memberikan pelayanan kesehatan bagi korban luka, menangani pasien dalam kondisi kritis, serta menyalurkan bantuan logistik yang sangat dibutuhkan masyarakat setempat.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT CLM, Takdir, mengaku tidak dapat menyembunyikan haru saat melepas keenam personelnya. Ia berpesan agar setiap anggota tim senantiasa mengutamakan keselamatan dan perlindungan diri selama bertugas di lokasi bencana. Takdir juga menitipkan doa agar seluruh rangkaian misi dapat berjalan lancar dan tim mampu mengemban amanah kemanusiaan dengan sebaik-baiknya.
Manajer Eksternal PT CLM yang bertindak sebagai koordinator aksi, Fauzi, menjelaskan bahwa operasi penyelamatan ini melibatkan kolaborasi lintas institusi. Selain personel internal perusahaan, satu anggota Basarnas dan satu personel Palang Merah Indonesia (PMI) Luwu Timur turut bergabung dalam satuan tugas tersebut. Menurut Fauzi, seluruh perlengkapan telah disiapkan secara matang untuk menghadapi kondisi lapangan yang tidak menentu, termasuk peralatan rescue, obat-obatan, serta berbagai kebutuhan logistik lainnya.
Sasaran utama pemberangkatan tim adalah Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, yang dinilai sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerusakan paling parah. Setibanya di lokasi, tim ERT PT CLM dijadwalkan langsung menuju posko induk untuk berkoordinasi dengan pusat komando tanggap bencana. Langkah ini ditempuh agar seluruh bantuan yang dibawa dapat terintegrasi secara efektif dengan operasi darurat yang telah berjalan.
Fauzi menyatakan bahwa timnya berencana bergabung dengan Tim Siaga Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang telah lebih dulu berada di NTT. Ia berharap kehadiran tim gabungan ini mampu meringankan beban para korban, khususnya di wilayah yang mengalami dampak guncangan paling berat. Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, misi ini dimaknai sebagai upaya nyata untuk memulihkan kehidupan dan mengembalikan semangat warga yang terdampak bencana.
Solidaritas yang ditunjukkan PT CLM ini mendapat dukungan luas dari sejumlah mitra perusahaan jasa pertambangan di bawah naungan perusahaan tersebut. Dukungan penuh yang diberikan diharapkan mampu menjaga keberlanjutan misi kemanusiaan serta memperkuat harapan bagi warga NTT untuk bangkit dari keterpurukan pascagempa.








