OKSON, LUWU TIMUR, – Ketua Komisi Dua DPRD Luwu Timur, Sukasman mengatakan Perum Bulog akhirnya memasukkan Kabupaten Luwu Timur salah satu daerah di Indonesia yang mendapatkan manfaat program 100 gudang yang di canangkan Perum Bulog.
” Belum lama ini saya dan kawan – kawan bertemu Bulog di Jakarta, kita minta Luwu Timur dimasukkan dari 100 daerah yang akan mendapatkan program pembangunan gudang itu. Waktu kami menghadap disampaikan kuotanya sudah penuh, tapi saya ngotot agar Kabupaten Luwu Timur tetap di pertimbangkan karena lahan pertanian kita sangat luas, kemudian lahan untuk pembangunan gudangnya juga sudah ada. Siapa tahu dari seratus daerah ini ada yang tidak siap lahannya, sisa di limpahkan ke Luwu Timur. Dan terakhir kami di informasikan Perum Bulog akhirnya mengabulkan Luwu Timur masuk dalam program 100 gudang tersebut. ” Ungkap Sukasman. Rabu (25/02/2026).
Sukasman politisi PDIP Luwu Timur menjelaskan, lokasi yang disediakan Luwu Timur untuk pembangunan gudang gabah tersebut ada di Desa Pasi – Pasi Malili dan Balai Kembang Kecamatan Mangkutana. Lokasi daerah ini sangat layak dan bebas dari banjir.
” Meski kita sudah sediakan dua titik untuk pembangunan gudangnya, untuk layak tidaknya ada tim dari Perum Bulog yang menyurveinya. ” Kata Sukasman.
Untuk diketahui Perum Bulog akan membangun 100 gudang baru senilai Rp5 triliun pada 2026 untuk memperkuat cadangan beras pemerintah dan mengantisipasi lonjakan panen. Pembangunan ini mencakup sarana modern (silo, pengering) di sentra produksi padi dan wilayah 3T, dengan target beroperasi sebelum panen raya 2026 untuk menyerap hasil panen petani.
Tujuan dari progran gudangnisasi ini mengatasi kekurangan gudang, meningkatkan serapan gabah, beras, jagung petani, dan memperkuat ketahanan pangan di masing – masing daerah.
Kondisi Luwu Timur saat ini sangat kekurangan gudang gabah yang siap menampung hasil panen, akibatnya harga gabah tetap dimainkan oleh tengkulak. ( oks/***)







