Kabar menggembirakan datang dari dunia olahraga nasional. Seorang putra daerah asal Sorowako berhasil menorehkan nama di skuad Karate Nasional Indonesia setelah finis sebagai runner-up dalam kejuaraan yang berlangsung di Bandung. Hasil tersebut sekaligus menjadi tiket berharga baginya untuk mewakili Indonesia di ajang SEAKF yang akan digelar di Vietnam. Warga Kabupaten Luwu Timur pun diimbau untuk terus mengirimkan dukungan spiritual agar atlet kebanggaan mereka mampu mengukir prestasi terbaik di kompetisi Asia itu.
Muhammad Ardhiyat Syam Putra, karateka asal Luwu Timur, tampil memukau hingga mencapai babak final pada Kejuaraan Nasional Karate yang memperebutkan Piala Ketua Umum PB Forki. Meskipun harus puas mengakui keunggulan lawan dari Sumatera Utara di laga puncak, perjalanannya di kelas Senior 60 Kg Kumite tetap menjadi sorotan. Berlaga dengan mengusung nama Provinsi Sulawesi Selatan, ia berhasil memastikan medali perak melingkar di lehernya setelah melalui pertarungan yang ketat.
Atlet muda ini mengungkapkan rasa syukur atas raihan tersebut meski tetap menyimpan rasa kecewa. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya warga Luwu Timur, karena belum mampu menghadirkan medali emas. Pernyataan penuh haru tersebut ia sampaikan pada Senin (25/05/2026) sebagai bentuk refleksi setelah menjalani pertandingan final.
Menatap tantangan berikutnya di Vietnam, Ardhiyat berharap seluruh masyarakat Luwu Timur memberikan restunya. Baginya, doa dari tanah kelahiran merupakan energi tambahan yang bisa mengantarkannya pada kemenangan. Ia pun tidak melupakan peran penting kedua orang tua, PT Vale, SD dan SMP YPS Sorowako, serta almamaternya di UNM yang telah mendukung penuh perjalanan kariernya hingga menembus level nasional.
Kiprah Ardhiyat Syam Putra di dunia karate telah dimulai sejak lama. Putra dari Arfah Syam ini diketahui mewarisi kemampuan dari pamannya sekaligus sensei-nya, almarhum Amran Syam. Sebelum tampil di Bandung, sederet prestasi telah ia kumpulkan. Pada POMNAS XIX di Semarang, Jawa Tengah tahun 2025, ia sukses membawa nama Sulawesi Selatan meraih medali perunggu. Sebelumnya, ia juga berhasil menyabet medali emas pada Open Turnamen Seri 3 Piala Menpora. Terbaru, di ajang Kejurda Forki Sulsel yang digelar 16 April 2026, ia kembali mempersembahkan medali emas untuk daerahnya.








