Menu

Mode Gelap
Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat Singgah di Nursery PT Vale, Ridwan Andi Wittiri Salut Dengan Kesiapan Program Pasca Tambang PT Vale Cegah Banjir Meluap Di Jalan Raya, PT PUL Benahi Drainase di Salu Ciu Enviro Academy Cara PT Vale menumbuhkan Kesadaran Menjaga Alam Untuk Usia Dini

BERITA

Tidak Ada Pembatalan, LKPM PT KITLT Lancar, Malah Diundang Rapat Bersama Kementerian Investasi


					Tidak Ada Pembatalan, LKPM PT KITLT Lancar, Malah Diundang Rapat Bersama Kementerian Investasi Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Manejer Eksternal PT Kawasan Industri Terpadu Luwu Timur ( PT KITLT), Acong Taruna Negara mengatakan rencana investasi PT KITLT di atas lahan milik keluarga besar Almarhum Amran Syam dan beberapa warga setempat di Desa Harapan jalan terus.

Lampu hijau ini diperoleh setelah manajemen PT KITLT diundang rapat bersama lewat zoom meeting dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada 20 Juni 2025.

Dalam zoom meeting ini juga Kementerian Investasi sudah menerima Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang disetor PT KITLT kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi / Badan
Koordinasi Penanaman Modal pada. 26 Mei 2025 lalu.

” Kita aktif melaporan LKPM triwulan kedua untuk wilayah IIIĀ  ke Kementerian investasi, artinya aktivitas kita tidak vakum. Dan ini juga jadi bukti PT KITLT tetap beroperasi toh. Karena kita melaporkan setiap saat perkembangan investasi kita pada negara. ” Ungkap Ancong.

Ancong juga mengakui, sejak 2023 status PSN di desa Harapan memang sudah dicabut negara, Status PSN itu sekarang ditetapkan di Sorowako. Begitu penyampaian waktu kita rapat bersama dengan dirjen kementerian investasi Kamis lalu.

Namun demikian bukan berarti negara melarang anak negeri yang punya kemampuan untuk berinvestasi. Apalagi 2200 hektar lahan yang dikuasai PT KITLT ini adalah lahan bertuan sudah dibayarkan Pajaknya setiap tahun.

” Kelebihan kita karena kita sudah mengidentifikasi semua pemilik lahannya, sebahagian besar lahan milik keluarga besar Almarhum Amran Syam, dan selebihnya lahan warga yang semuanya mendukung investasi PT KITLT.

Selain itu, bulan lalu Empat Kepala Desa dan sebahagian pemilik lahan nya sudah dibawa ke Kementerian Investasi untuk menyampaikan secara langsung bahwa mereka tidak mempermasalahkan jika lahan mereka di kuasai PT KITLT untuk tujuan investasi. Dan akan ribut jika perusahaan lainnya yang berinvestasi dilahan mereka. Penegasan ini disaksikan juga sejumlah anggota DPRD Lutim yang ikut mendampingi waktu itu. Kata Ancong.

Lanjut Ancong, Kenapa dulu sempat ada tumpang tindih lahan, karena sebahagian lahan Almarhum Amran Syam dan warga yang berpihak ke KITLT ada yang klaim secara sepihak. Inilah yang sudah kita laporkan semua ke Kementerian. Sementara pihak kementerian investasi sudah menyampaikan tidak akan menerbitkan izin selama lahannya berkonflik. Apalagi berkonflik dengan lahan adat.” Nah KITLT ini malah Raja Luwu yang mendukungnya dan siap berada didepan membantu kelancaran investasi KITLT. Kenapa demikian karena KITLT ini adalah investasi putra putri Tana Luwu.

” Wajar saja ada orang bereaksi melihat kemajuan KITLT ini, karena potensi konflik lahan nyaris tidak ada. Disini juga kita buktikan bahwa anak Luwu Timur juga bisa berinvestasi dengan baik jika diberikan peluang. ” Tutupnya.

Untuk diketahui dari 547 perusahaan yang terdaftar di Kementerian Investasi, PT KITLT berada di nomor 95. ( son/***)

 

Baca Lainnya

Formak Lutim Desak Kejati Sulsel Kawal Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Seragam Sekolah dan Ambulan CSR PT Vale

26 Juni 2026 - 13:37 WITA

Peringati HLH 2026, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa Tanam Puluhan Pohon Bersama Stakeholder di SMKN 9 Kolaka

25 Juni 2026 - 07:03 WITA

Dorong Tenaga Kerja Lokal yang Terampil dan Tersertifikasi, PT Vale Gelar Pelatihan Vokasi Operator Alat Berat

24 Juni 2026 - 06:56 WITA

Trending di BERITA