Menu

Mode Gelap
PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa Irwan Bantah Akui Lahan Petani Di Laoli Milik Pemda Lutim. Berhentilah Sebar Berita Bohong

BERITA

Wujudkan Kesetaraan Gender Di PT Vale, Jumlah Tenaga Kerja Perempuan Meningkat Tiap Tahun


					Wujudkan Kesetaraan Gender Di PT Vale, Jumlah Tenaga Kerja Perempuan Meningkat Tiap Tahun Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Untuk meningkatkan citra positif perusahaan di mata publik rekruitmen tenaga kerja perempuan di PT Vale persentasenya kian meningkat. Ini membuktikan bisnis PT Vale sudah melakukan kesetaraan gender dalam tanggung jawab sosial.

Berdasarkan data yang dilansir PT Vale, volume tenaga kerja perempuan di PT Vale trendnya makin meningkat. Peran mereka juga mampu memperkuat lini operasional hingga manajerial di PT Vale.

Per April 2026, jumlah pekerja perempuan di PT Vale mencapai 363 orang atau sekitar 12,37 persen dari total 2.934 karyawan. Angka ini menunjukkan tren peningkatan yang stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, di mana pada 2021 persentase pekerja perempuan masih berada di kisaran 8,6 persen. Kenaikan ini mencerminkan upaya perusahaan dalam membuka akses yang lebih luas bagi perempuan di sektor yang selama ini didominasi laki-laki.

Jika dirinci berdasarkan wilayah operasional, keterlibatan perempuan cukup beragam. Di Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, persentase pekerja perempuan mencapai 26,53 persen, disusul IGP Morowali sebesar 22,77 persen, dan Sorowako sebesar 10,14 persen. Data ini menunjukkan bahwa partisipasi perempuan tidak hanya terjadi di kantor pusat, tetapi juga di area operasional tambang.

Menariknya, perempuan di PT Vale tidak hanya ditempatkan pada posisi administratif. Mereka juga telah mengisi berbagai peran strategis, mulai dari non-staff hingga manajemen. Tercatat 76 pekerja perempuan berada di level non-staff, 156 di level staf, 108 sebagai senior staf atau manajer, hingga posisi General Manager dan manajemen puncak, meski jumlahnya masih relatif terbatas.

Head of Corporate Communications PT Vale Indonesia Tbk Vanda Kusumaningrum mengatakan, PT Vale berkomitmen terhadap kesetaraan gender melalui kebijakan yang terintegrasi dalam prinsip Diversity, Equity and Inclusion.

“PT Vale menerapkan kebijakan anti-diskriminasi, kesetaraan upah, serta menyediakan berbagai fasilitas ramah perempuan seperti ruang laktasi, alat pelindung diri yang disesuaikan, hingga cuti melahirkan dan fleksibilitas kerja,”  ujar Vanda, Rabu (22/4/2026).

Dalam praktiknya, perempuan di lingkungan PT Vale juga telah terlibat langsung dalam pekerjaan teknis, termasuk sebagai operator alat berat seperti dump truck dan menjalani sistem kerja shift, termasuk shift malam. Hal ini menjadi bukti bahwa batasan berbasis gender perlahan mulai dihapus dalam industri pertambangan modern.

Meski demikian, tantangan masih ada, terutama dalam mengubah paradigma lama yang menempatkan industri tambang sebagai sektor maskulin. Untuk itu, perusahaan terus memperkuat program rekrutmen berbasis kompetensi, pengembangan kepemimpinan perempuan, serta menghadirkan komunitas internal seperti Vale Women Network sebagai wadah penguatan peran perempuan.

Bagi Vanda, momentum Hari Kartini menjadi refleksi penting bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong keberlanjutan industri.

“Perusahaan mendorong perempuan untuk berani mengambil peran lebih besar, tidak hanya sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai pemimpin dan agen perubahan,” ungkapnya.

Dengan trend yang terus meningkat dan komitmen yang semakin kuat, PT Vale optimistis keterlibatan perempuan di industri tambang akan semakin luas.

Perempuan Indonesia pun didorong untuk terus mengembangkan kompetensi dan berani menembus batas, demi masa depan industri yang lebih inklusif dan berkelanjutan.( oks/***)

Baca Lainnya

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

7 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Trending di BERITA