Menu

Mode Gelap
Banyak Mahasiswa Manipulasi Nilai, Tim Khusus Selamatkan 1 M Dana Beasiswa

BERITA

Sudah Setahun Berlalu,Seragam Sekolah Ibas – Puspa Tidak Jelas


					Sudah Setahun Berlalu,Seragam Sekolah Ibas – Puspa Tidak Jelas Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Sudah setahun berlalu, seragam sekolah yang dijanjikan Pemerintah Luwu Timur belum juga direalisasikan. Sejumlah orang tua wali murid mulai mempertanyakan seragam sekolah gratis itu, sebab sampai sekarang warga belum menerima asas manfaat dari program yang menyedot uang negara Miliran rupiah tersebut.

Sejatinya program Seragam Sekolah Gratis ini menyasar
untuk peserta didik mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Mereka akan mendapatkan
sepatu, celana/ rok, baju. Topi hingga tas sekolah.

Pada tahun 2025 lalu, Pemkab Luwu Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan anggaran sebesar Rp 8,7 Miliar untuk mendistribusikan perlengkapan seragam peserta didik terebut.

Anggaran sebesar itu mengcover perlengkapan pakaian seragam sebanyak 16.737 siswa pada tiga jenjang pendidikan di kabupaten Luwu Timur .

Adapun rincian jumlah murid/ siswa di Luwu Timur untuk tiga jenjang masing-masing PAUD 5.502 orang, SD 5.835 orang dan jenjang SMP sebanyak 5.400 orang. Namun, sudah hampir dua bulan berlalu di 2026 para siswa belum mendapatkan perlengkapan pakaian seragam tersebut.

“ Pada tahun-tahun sebelumnya, biasanya paling lambat di Desember perlengkapan pakaian seragam bagi anak-anak kami sudah dibagikan. Ini sudah hampir dua bulan pergantian tahun 2025 pakaian seragam tersebut belum ada sama sekali. Ada apa ya,? kata Awaluddin salah seorang perwakilan orang tua di Malili kepada awak media, Selasa (17/02/2026).

Pertanyaan serupa juga dikemukakan Fitriani, ibu rumah tangga di kecamatan Towuti yang mengaku belum menerima pakaian seragam untuk anak-anak mereka di tahun 2025 lalu. “ Katanya sih pernah sempat ingin disalurkan dan dibagikan oleh masing-masing sekolah namun entah kenapa dibatalkan. Dimana kendalanya kira-kira,” ujar Fitri.

Informasi yang diterima awak media dari penelusuran di sejumlah sekolah, bahwa perlengkapan pakaian seragam peserta didik secara cuma-cuma ini sempat terdistribusi di sejumlah sekolah di kecamatan Wasuponda. “ Ada beberapa sekolah di Wasuponda yang sempat membagikan pakaian seragam itu namun konon karena belum lengkap.(belum) ada sepatu dan tasnya sehingga ditarik kembali,” ujar salah satu orang tua siswa di Wasuponda yang namanya enggan dipublis.

Penelusuran lebih lanjut perihal pengadaan perlengkapan pakaian seragam seluruh siswa pada tiga bidang ini mengungkapkan total jumlah anggaran yang disiapkan dalam APBD Luwu Timur tahun 2025 sebesar Rp 8,7 Miliar dengan PAUD Rp. 2, 2 Miliar, bidang SD Rp 3,26 Miliar dan bidang SMP Rp 3,24 Miliar.

Anggaran Rp 8,7 Miliar tersebut sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dari program ini terintegrasi ke dalam ‘ Kartu Pintar ‘ dimana masing-masing peserta didik (murid/ siswa) akan mendapatkan dana sebesar Rp 400 ribu (PAUD), Rp 560 ribu (SD) dan Rp 600 ribu (SMP).

Dalam juknis tersebut disebutkan bahwa dana akan ditransfer ke kartu atau rekening masing-masing peserta didik yang seleanjutnya membeli sendiri kelengkapan pakaian seragam.

Alih-alih menerima transferan dana, kartu atau rekening peserta didik saja sampai saat ini belum ada.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari dinas Pendidikan dan kebudayaan Luwu Timur perihal proses pengadaan perlengkapan pakaian seragam sebanyak 16.737 peserta didik tahun 2025, dimana semestinya pakaian seragam itu sudah digunakan atau dimanfaatkan peserta didik sejak tahun lalu . (Timinv).

Baca Lainnya

Penertiban Lahan Gagal, Kedua Belah Pihak Siap Berunding Lagi. Didepan Sekda Petani Tunjuk Pelaku Yang Suka Jual Lahan

14 Februari 2026 - 14:59 WITA

Di Tengah Tekanan Global Dan Dinamika Industri, PT Vale Catat Penjualan 2,2 Juta Ton Ore pada Awal 2026 di Morowali

14 Februari 2026 - 09:36 WITA

Potret Kelam Dunia Pendidikan, Niat untuk Belajar Safety Riding Ratusan Siswa Mendapat Intimidasi Aliansi Petani Loeha Raya

13 Februari 2026 - 09:44 WITA

Trending di BERITA