Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan


					PT PUL Berupaya Wujudkan Pertambangan Berkelanjutan Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Pelan tapi pasti. Perusahaan pertambangan PT Prima Utama Lestari (PUL) berupaya mewujudkan pertambangan berkelanjutan.

PT PUL berupaya mengintegrasikan pengelolaan lingkungan, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat lokal. Hal ini dilakukan untuk menerapkan kaidah teknik pertambangan yang baik (Good Mining Practice) demi mewujudkan pertambangan berkelanjutan.

Kepala Teknik Tambang PT. PUL, Roslianus Dominikus de Rosari mengatakan, kegiatan operasional pertambangan dikelola dengan mengutamakan keselamatan manusia, dan melakukan proteksi lingkungan hidup. Perseroan berupaya mewujudkan pertambangan berkelanjutan.

Doni sapaan Roslianus Dominikus de Rosari bilang, perhatian terhadap lingkungan hidup memang jadi fokus perseroan. Perbaikan dan pembenahan terus dilakukan.

“Settling pond yang di blok 3 sudah kami benahi. Karena tanggulnya memang sempat jebol karena curah hujan yang cukup tinggi,” kata Doni, Kamis, (26/03/2026).

Berdasarkan data curah hujan lima tahun terakhir, settling pond atau kolam endapan yang ada dinyatakan cukup. Ternyata, ada perubahan cuaca. Dimana curah hujan melebihi volume dan menyebabkan tanggul jebol.

“Sudah diperbaiki. Dan sementara dibuatkan poket-poket di drainase menuju settling pond. Termasuk menambah jumlah kolam endapan. Yang tadinya hanya empat, kita akan tambah tiga lagi. Jadi jadi akan ada tujuh kolam endapan,” ungkapnya.

Doni bilang, tanah di area kolam endapan yang ada saat ini memang kurang baik. Berawah. Makanya, daya serap kolam endapan kurang maksimal. Hal ini menjadi tantangan tim di lapangan.

“Maintenancenya memang agak ribet. Tapi ini tantangan tersendiri. Dan kami sangat bersyukur dan berterima kepada peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup,” tuturnya.

Perseroan akan terus berupaya bersinergi dengan seluruh stakeholder dan masyarakat. Transparan demi mewujudkan kaidah pertambangan berkelanjutan. (Oks /***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA