Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Pegiat Literasi Towuti Gelar Seminar Parenting “Pentingnya Literasi Sejak Dini”


					Pegiat Literasi Towuti Gelar Seminar Parenting “Pentingnya Literasi Sejak Dini” Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Pegiat Literasi Towuti sebagai pelaksana Banpem dari Badan Bahasa Kemendikbud Riset dan Tehnologi, menggelar seminar parenting dengan tema “Pentingnya Literasi Sejak Dini”, Ahad (13/10/2024), di Aula Gedung SMP 1 Towuti.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Pegiat Literasi Towuti, Eve K. Darsono, didampingi Bunda Nur Ikrar Aisfa, sebagai narasumber yang diikuti oleh kurang lebih 100 peserta ibu rumah tangga, bapak-bapak, guru, dan beberapa komunitas Literasi.

Mengawali sambutannya, Eve K. Darsono menyampaikan rasa syukur dan bahagia dimana kegiatan-kegiatan Pegiat Literasi Towuti, diapresiasi dan selalu diikuti oleh masyarakat mulai kalangan anak-anak, remaja hingga dewasa.

“Berkat dukungan bapak dan ibu sekalian, dengan ini kami akan terus melakukan kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan minat literasi kita, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi masyarakat Itu menjadi motto kami,” ucap ketua Pegiat Literasi Towuti.

Ia mengungkapkan bahwa, seminar parenting ini mampu memberikan pengetahuan kepada orang tua tentang pentingnya memperkenalkan literasi pada anak-anak sejak usia dini dan dampaknya terhadap perkembangan anak, termasuk kemampuan berpikir, bahasa, dan keterampilan sosial.

Sementara itu, Helvi Susanti, seorang Ibu rumah tangga yang menjadi salah satu peserta mengatakan bahwa kegiatan hari ini sangat bermanfaat untuk dirinya.

“Kami sangat senang ikut seminar ini, luar biasa ilmu yang diberikan dan saya tidak menyesal hadir di kegiatan Pegiat Literasi Towuti, walaupun tadi saya harus datang dengan berjalan kaki lumayan jauh,” tutur Helvi Susanti.

Sekedar diketahui, Literasi bukan sekedar bisa baca dan tulis, tetapi tentang kemampuan mata melihat, telinga mendengar, akal berfikir dan hati merasa. Bukan sekedar keterampilan membaca yang tersurat, tetapi juga memahami makna yang tersirat. (asn/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA