Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Musim Bencana, BPBD Lutim Lakukan Mitigasi Bencana


					Musim Bencana, BPBD Lutim Lakukan Mitigasi Bencana Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Luwu Timur melakukan mitigasi bencana di daerah rawan bencana untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam.

Kegiatan ini dilaksanakan selama Dua hari di Desa Pasi – Pasi, dan Kelurahan Malili. (03 /12/ 2024). Melibatkan warga setempat.

dr.April, Kepala BPDB Luwu Timur, dalam keterangannya mengatakan Kegiatan mitigasi ini melibatkan berbagai upaya untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menyiapkan masyarakat, serta mempersiapkan infrastruktur dan sistem peringatan dini agar lebih tangguh terhadap bencana.

Ia mengakui, Desa Pasi – pasi dan Kelurahan Malili masuk dalam daerah rawan bencana banjir, tanah longsor, atau gempa bumi.

Dalam mitigas ini, BPBD Luwu Timur melakukan berbagai kegiatan seperti sosialisasi kepada masyarakat tentang cara menghadapi bencana, pelatihan tanggap darurat, dan pembangunan infrastruktur yang dapat mendukung penanganan bencana. Selain itu, BPBD juga berkolaborasi dengan pihak terkait seperti instansi pemerintah, relawan, dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana yang mungkin terjadi.

” Tujuannya ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada warga bagaimana menyikapi jika terjadi bencana alam, dan dari mitigasi ini kita berharap bisa meminimalisir korban yang ditimbulkan jika bencana itu datang. ” Kata dr. April.

Dari Mitigasi bencana ini juga masyarakat bisa menekan kerugian materiil dan korban jiwa, serta mempercepat proses pemulihan setelah terjadinya bencana.
Dengan adanya upaya ini, diharapkan daerah-daerah rawan bencana dapat lebih siap dan tanggap menghadapi potensi ancaman bencana yang ada. ( son/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA