Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

KPU Lutim Simulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara, Butuh Waktu Tiga Menit Saja di TPS


					KPU Lutim Simulasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara, Butuh Waktu Tiga Menit Saja di TPS Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur,  menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk Pemiliihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Tennis Indoor Malili ini dihadiri Komisioner KPU, Komisioner Bawaslu, Pjs  Bupati Lutim, Forkopimda berjalan aman dan lancar. Sabtu (09/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk menguji dan meningkatkan kesiapan KPU serta petugas pemilu dalam pelaksanaan pemungutan suara yang akan datang.

Simulasi ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari petugas TPS (Tempat Pemungutan Suara), saksi dari berbagai partai politik, hingga masyarakat yang berperan sebagai pemilih. Dalam simulasi ini, peserta diberikan pelatihan mengenai tata cara pemungutan suara, penggunaan alat peraga, serta penghitungan suara secara akurat.

Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas saat memberikan sambutannya mengingatkan kepada seluruh jajaran KPU termasuk PPK dan PPS untuk tidak membuat gerakan tambahan saat menjalankan tugasnya.

“Saya ingatkan kepada kita semua jangan coba-coba melakukan gerakan tambahan karena itu merupakan salah satu tindakan yang dapat membuka cela untuk menyerang kita,” Ungkapnya.

“Output yang harus kita ambil adalah ketika semua calon Bupati dan wakil Bupati serta Gubernur dan Wakil Gubernur merasa puas dengan kinerja kita dalam melaksanakan tugas mulia ini,” lanjut Jayadi Nas.

Sementara itu, Komisioner KPU Luwu Timur, Hamdan juga mengingatkan agar pihaknya terus bekerja keras dan tetap menjaga etika serta tidak membuat gerakan tambahan.

“Saya tekankan selalu kepada anggota PPK dan kepada anggota PPS untuk menjaga kode etik karena sorotan publik sekarang ada pada kita semua sedikit saja kita mengambil gerakan tambahan maka akan sangat mencederai netralitas KPU. ” jelas Hamdan.

Rita,salah seorang warga yang mengikuti simulasi pencoblosan tersebut mengaku tidak ribet, dan proses pemungutan suaranya bisa cepat di TPS.

‘ kalau saya hitung tadi, untuk dua surat suara itu kita butuh Tiga menit di TPS. Tidak ribet karena cuma dua saja surat suara yang di cobloh yaitu surat suara Pemilihan gubernur dan bupati. ” Ujar Rita. ( son/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA