Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Ditengah Rapat Rapat Banggar DPRD Lutim Erick Sampaikan Berita Duka. Minta Damkar Ditempatkan Di Mahlona


					Ditengah Rapat Rapat Banggar DPRD Lutim Erick Sampaikan Berita Duka. Minta Damkar Ditempatkan Di Mahlona Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Konsentrasi anggota Banggar DPRD Luwu Timur saat membahas APBD Perubahan Rabu ( 20/8/2025) harus buyar sejenak.

Seorang Anggota Banggar DPRD dari Partai PDIP, Erick Estrada dalam rapat tersebut menyampaikan sebuah berita duka. Bahwa sekitar pukul 11.30 Wita telah terjadi bencana kebakaran yang menghanguskan rumah warga di Mahalona Raya Kecamatan Towuti.

Menurut Erick, informasi yang ia terima, kurang dari dua puluh menit api telah meludes satu buah rumah, dua buah mobil dan dua buah motor. ” Intinya dalam waktu yang singkat itu tidak ada satupun harta benda yang bisa diselamatkan, bersyukur kita karena tidak ada korban jiwa dalam musibah itu.

Kata Erick, Poin penting yang harus dilakukan sesegera mungkin setelah petaka itu adalah menempatkan armada pemadam kebakaran di wilayah Mahalona. Tujuannya jika musibah kebakaran terjadi lagi regu pemadam kebakaran bisa cepat sampai di tempat kejadian untuk melakukan penyemprotan.

” Yang ada saat ini armada pemadam di tempatkan di Wawondulah, meskipun Mahalona dan Wawondulah itu masih satu kecamatan yaitu Kecamatan Towuti, tapi untuk sampai di Mahalona butuh waktu hampir dua jam. Sama saja bohong, mobil pemadam tiba rumah sudah rata dengan tanah. Jadi Solusinya pemerintah Luwu Timur harus menempatkan armada pemadam kebakaran di Mahalona. ” Jelas Erick.

Kejadian seperti ini bukan pertamakalinya, sebelum ini pasar Mahalona juga pernah terbakar ludes, banyak barang pedagang hangus tak bisa diselamatkan karena tidak ada damkar yang bisa bertindak cepat memadamkan api.

Jadi saya mohon ini pak ketua, pak kadis, kita bantu warga Mahalona, kasihan mereka. ” Tutup Erick.

Untuk diketahui, rumah yang terbakar ini milik anggota Polres Luwu Timur, yaitu Aipda Jaslin. Saat kejadia dia sedang tidak di rumahnya, yang bersangkutan sedang menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Towuti.

( son/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA