Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Buka F-JPBL 2024, Wabup Akbar : Kita Harus Bangga Tinggal di Tana Luwu


					Buka F-JPBL 2024, Wabup Akbar : Kita Harus Bangga Tinggal di Tana Luwu Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Parmudora bekerja sama dengan DPP Pompessi Luwu menggelar Festival Jejak Peradaban Besi Luwu (F-JPBL) Tahun 2024, yang dipusatkan di Lapangan Iniaku Sorowako, Kecamatan Nuha.

Acara yang dibuka oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Mochammad Akbar Andi Leluasa, Sabtu (18/05/2024) ini, akan berlangsung selama 3 (tiga) hari (17-19 Mei 2024), dengan tujuan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur yang ke-21.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Luwu Timur mengucapkan terima kasih banyak kepada Ketua dan Pengurus Pompessi Luwu karena telah melestarikan budaya Tana Luwu yang sejalan dengan visi Luwu Timur “Berkelanjutan dan Lebih Maju Berlandaskan Nilai Agama dan Budaya”.

“Jika Pompessi tidak ada, maka bisa jadi budaya-budaya Luwu bisa hilang, dan jika budaya hilang, kasian anak-cucu kita nantinya, kita hanya melihat keris dan badik dipamerkan, tapi kita tidak tahu sejarahnya,” ujarnya.

“Kita harus bangga telah tinggal di Tana Luwu ini, dimana peradaban kita luas dan bisa dibanggakan, sampai-sampai bapak Ketua Pengadilan Negeri bisik saya bahwa ingin lama-lama tugas di Lutim,” ungkap Akbar menambahkan.

Terakhir, Wabup Akbar menjelaskan, peradaban besi yang berkembang di daerah ini adalah salah satu bukti nyata bagaimana nenek moyang kita dulu, telah memiliki kearifan lokal dan teknologi yang maju pada masanya.

“Festival dengan tema “berwisata ke zaman besi di Bumi Batara Guru” ini, diharapkan dapat menjadi jendela bagi masyarakat luas untuk lebih mengenal dan memahami kekayaan budaya tana Luwu,” pungkas Akbar.

Sementara Ketua DPP Pompessi Luwu, Syaiful Amsal menyampaikan, tujuan Datu Luwu membentuk Pompessi ialah untuk mengembalikan besi Luwu yang telah sampai ke luar negeri.

“Jadi teman Pompessi yang banyak uangnya, mereka berburu besi ini dan sudah ada beberapa kami kembalikan namun ada juga yang sudah tidak mau kembali karena besi Luwu ini sudah sangat terkenal,” bebernya.

Ia berharap kepada pemerintah dan PT. Vale melalui momentum ini, bisa melanjutkan semangat teman-teman Pompessi dengan membangun sebuah Galery.

“Insha Allah, semua yang kami pajang di festival ini, nantinya bisa kami simpan di Galery tersebut dan bisa menjadi objek wisata dan objek kunjungan wisatawan dari luar,” harap Syaiful.

Pembukaan Festival ini ditandai dengan pengguntingan pita didepan pintu Hall Pameran sekaligus melihat-lihat benda pusaka yang ada didalam Hall tersebut.

Selanjutnya mengunjungi Etalase Pusaka dan Tenda Ekraf/UMKM dari 11 kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur dan melihat Atraksi Panre Besi.

Festival Jejak Peradaban Besi Luwu adalah contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan DPP Pompessi dalam melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya lokal. Semoga acara ini dapat terus berlangsung dan berkembang menjadi ikon budaya Luwu Timur yang dikenal luas.

Turut hadir Ketua Pengadilan Negeri Malili, Hyka Deriyansi Asril Putra, Asisten Administrasi Umum, Nursih Hariani, Kepala OPD, Camat Nuha beserta jajaran, Management PT. Vale, Lurah Magani, Perwakilan Pemerhati Pusaka atau Polobessi se Sulawesi Selatan, Tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh adat.
(rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA