OKSON, LUWU TIMUR – Sekitar dua ton sampah plastik berhasil dikumpulkan dari kawasan pesisir Pulau Bulu Poloe, Kabupaten Luwu Timur, dalam aksi World Cleanup Day (WCD) yang berlangsung pada 26–27 September 2026.
Kegiatan yang diinisiasi oleh PT Citra Lampia Mandiri (CLM) ini memfokuskan aksi pada pembersihan limbah botol plastik serta pemulihan ekosistem bawah laut melalui transplantasi terumbu karang.
Aksi lingkungan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari TNI AL, Polair, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Basarnas, PMI, berbagai organisasi kepemudaan, pegiat literasi, komunitas penyelam, hingga mahasiswa KKN-T UIN Palopo Angkatan 48.
Penanggung Jawab Kegiatan (PIC) PT CLM, Lucky, menjelaskan bahwa kondisi pesisir Pulau Bulu’ Polo’e yang dipenuhi sampah plastik menjadi alasan utama pemilihan lokasi ini.
Selain membersihkan pantai, PT CLM juga berkomitmen melakukan evaluasi lanjutan bersama pemerintah dan masyarakat guna memastikan program ini memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Di samping mengangkut sampah permukaan, kegiatan ini juga menyasar perbaikan ekosistem bawah laut.
Manajer Eksternal PT CLM, Fauzi Lukman, menyatakan bahwa pemulihan Pulau Bulu’ Polo’e yang mulai memprihatinkan memerlukan penanganan menyeluruh.
Untuk itu, PT CLM menargetkan restorasi terumbu karang seluas 0,5 hektare di kawasan tersebut hingga tahun 2029 mendatang.
Sementara itu, Koordinator KKN UIN Palopo Desa Pasi-Pasi, Wirdah Afiyah, mengingatkan bahwa pengangkutan dua ton sampah ini menjadi bukti masalah lingkungan di pulau tersebut sudah menahun.
Ia menekankan pentingnya edukasi dan sistem pengelolaan sampah jangka panjang pasca-kegiatan agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat desa. ( oks/***)








