Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Memasuki Bulan Puasa, Tim Terpadu Obat dan Makanan Lutim Gelar Rapat Koordinasi


					Memasuki Bulan Puasa, Tim Terpadu Obat dan Makanan Lutim Gelar Rapat Koordinasi Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR,- Memasuki bulan suci ramadhan, Tim Terpadu Obat dan Makanan Kabupaten Luwu Timur (Lutim) melakukan Rapat Koordinasi dalam rangka pembinaan pengawasan obat dan makanan di Lutim yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Kamis (27/02/2025).
Rakor ini, dipimpin Kepala Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, I Ketut Iriawan sekaligus Sekretaris Tim terpadu obat dan makanan didampingi Kepala Bidang SDK dari Dinkes Lutim, Masyhuri serta turut hadir perwakilan OPD yang tergabung dalam Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan Makanan.
Kepala Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, I Ketut Iriawan menyampaikan bahwa, tim akan melakukan pembinaan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan yang ada di masyarakat.
“Menjelang bulan puasa dan menghadapi idhul fitri, tentu distribusi atau peredaran sangat meningkat karena mengingat kebutuhan masyarakat. Sehingga perlu kita antisipasi jangan sampai ada makanan yang tidak layak edar ataupun obat tidak layak konsumsi beredar luas tanpa sepengetahuan masyarakat,” kata I Ketut Iriawan.
Oleh karena itu, I Ketut Iriawan mengungkapkan bahwa tim pengawas obat dan makanan akan turun menertibkan atau memberikan pembinaan kepada toko-toko ataupun pedagang/pengusaha.
“Kita akan memberikan pembinaan terkait dengan kadaluarsa, kandungan-kandungan mana yang boleh dijual dan tidak. Itu disesuaikan batasan-batasan oleh penjual dan pengusaha itu sendiri,” ucapnya.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, masyarakat dapat mengkonsumsi obat dan makanan yang sehat, tidak mengandung zat-zat yang dapat membahayakan bagi kesehatan masyarakat di Luwu Timur,” harap Kabid Perekonomian dan Administrasi Pembangunan.
Sebagai informasi, Tim pengawasan obat dan makanan dibagi menjadi 2 tim dengan target masing-masing yakni, pasar dan ritel (indomaret, alfamidi, pusat belanja modern dan kios). (dew/ikp-humas/kominfo-sp)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA