Menu ✖

Otomatis
Breaking News

BERITA

Lulusan Pelatihan Nakertrans Ditolak Perusahaan, Komisi Tiga Soroti Pengawasan Disnakertrans

Lulusan Pelatihan Nakertrans Ditolak Perusahaan, Komisi Tiga Soroti Pengawasan Disnakertrans Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Dinas Nakertrans Luwu Timur Kembali menuai kritik tajam dari Komisi Tiga karena tidak melakukan pengawasan dalam proses rekrutmen tenaga kerja di PT Aneka Jasa Sorowako.

Pasalnya ada Tenaga Kerja Luwu Timur yang sudah lulus mengikuti pelatihan operator alat berat yang di lakukan Disnakertrans tidak lolos dan di ragukan kualitasnya saat melamar pekerjaan di PT Aneka Jasa Sorowako.

Hal ini terungkap saat Komisi Tiga menggelar RDP dengan PT Aneka Jasa Sorowako ( AJS) dan PT Sinar Jaya Langgeng Utama ( SJLU) di Ruang Aspirasi. Selasa(18/02/2025) Sore.

” Kenapa bisa terjadi begini, jebolan pelatihan yang dilakukan Disnakertrans tidak diterima saat melamar pekerjaan di PT Aneka Jasa Sorowako. Perlu diketahui jika di hitung – hitung sudah miliaran dana daerah dipakai membiayai program tersebut demi mengangkat kualitas tenaga kerja Luwu Timur.
Akibat Disnakertrans tidak melakukan pengawasan dengan baik jadi begini mi hasilnya. ” Kata Badawi Alwi Wakil Ketua Komisi Tiga saat memimpin RDP tersebut.

Sebelumnya dari Erick Estrada, anggota Komisi Tiga yang memunculkan isu ini, kata Erick, sebelum RDP ini dilaksanakan, ada warga datang kerumahnya di Towuti, melaporkan saat melamar di PT Aneka Jasa Sorowako, dinyatakan lolos berkas anehnya sampai saat ini tidak dipanggil perusahaan untuk mengikuti tes.

Usut punya usut, ternyata dokumennya diragukan. Padahal dokumennya hasil mengikuti pelatihan yang dilakukan Disnakertrans.

” Sangat benar sekali apa yang disampaikan Pak Badawi tadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja ini yang harus menjelaskan, kenapa tidak ada pengawasannya ini. Ada persoalan seperti ini dia malah tidak ada di Luwu Timur. Kedepan ini saya harap kasus serupa ini tidak boleh terulang lagi” Kata Erick.

Selanjutnya I Wayan Suparta, meminta PT AJS dan PT SJLU megutamakan tenaga kerja Lokal Luwu Timur dalam rekrutmen tenaga kerjanya. Karena miris juga Luwu Timur yang kaya akan tambang, banyak lapangan kerja terbuka, pengangguran malah makin banyak. Artinya ada yang tidak beres dibalik penerimaan tenaga kerja ini.

” Buat Disnakertrans saya harap tolong hargai kita di DPRD. Saya sepakat Kasus ini terjadi karena Disnakertrans yang lemah dalam pengawasannya. ” Kata Wayan.

Andi Ahmad Anggota Komisi Tiga mengusulkan agar kedepan informasi penerimaan tenaga kerja ini ditembuskan juga ke Komisi Tiga agar bisa sama – sama kita melakukan pengawasannya.

” Dengan demikian Komisi Tiga juga mengikuti perkembangan setiap ada loker dibuka. ” Ujarnya.

Alamsyah ST, anggota Komisi Tiga dari Partai Demokrat juga menyarankan agar PT AJS dan PT SJLU mendahulukan tenaga kerja lokal Luwu Timur dengan berdasarkan KTP Luwu Timur yang sudah ada kode sandinya.

” Nakertrans sudah tahu itu sandinya, dan itu perlu disampaikan ke seluruh perusahaan yang ada di Lutim. Tujuannya untuk mengetahui mana orang luar baru datang di Lutim dan dapat KTP Lutim dengan warga lokal Lutim yang bukan pendatang.

Budi Supriyadi dari PT AJS, menyampaikan, loker yang dibuka memang tidak banyak, untuk tahap dua ini kita butuh 4 Orang pengawas yang melamar 24 Orang, kemudian untuk kenaga operator kami membuka hanya enam orang yang melamar ada 40 pelamar. ” Jadi kuotanya memang kecil . ” Ungkapnya.

Kemudian dari PT SLJU, I Gede Urif, menyampaikan seluruh kendaraan operasionalnya di Luwu Timur sudah diganti menggunakan Plat Mobil Luwu Timur. Ini disampaikannya menjawab pertanyaan Badawi terkait plat kendaraan yang dilaporkan masih menggunakan plat mobil Jakarta.

Keuntungan bagi Luwu Timur jika kendaraan menggunakan plat Luwu Timur bisa menambah pendapatan buat Luwu Timur dari pembayaran pajaknya.

” Jadi seluruh bus karyawan dan trailer sudah diganti semua plat mobilnya pakai plat Luwu Timur, dan terkait tenaga kerja kami juga tetap mengutamakan tenaga kerja lokal. ” Tutupnya. ( son/***)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

28 Sep 2026 - 00:47 WITA

Dari Pendampingan hingga Akses Pasar, PT Vale Hadirkan Produk UMKM Binaan di Kriyanusa 2026

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

26 Sep 2026 - 07:50 WITA

Bangun Fire Shelter Pertama di Kecamatan Bungku Timur, PT Vale Dorong Kesiapsiagaan Darurat Kebakaran

Petani Laoli Tolak Bansos Pemkab Lutim Karena Logikanya Salah

25 Sep 2026 - 01:48 WITA

Petani Laoli Tolak Bansos Pemkab Lutim Karena Logikanya Salah
Trending di BERITA