Menu

Mode Gelap
Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina

BERITA

Tanam Pohon Bersama Pj. Gub Sulsel, Usman Sadik Sebut Itu Upaya Penyelamatan Sungai Malili


					Tanam Pohon Bersama Pj. Gub Sulsel, Usman Sadik Sebut Itu Upaya Penyelamatan Sungai Malili Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu Timur, Usman Sadik mengatakan Penanaman Pohon Sukun di Bantaran Sungai Malili oleh Pj.Gubernur Sulsel dan Bupati Lutim adalah upaya untuk menyelamatkan Sungai Malili.

Demikian dikatakannya usai mengikuti acara penanaman pohon di bantaran sungai Malili. Jumat, (03/05/2024) Sore.

Menurut Usman Sadik, pemerintah sudah memberikan contoh yang baik, selanjutnya warga dan pemerintah desa setempat harus menindaklanjutinya dengan melakukan penanaman juga di sepanjang bantaran sungai malili.

” Jika kami melakukan penanaman pohon sukun hari ini bukan berarti besok atau tahun depan kami ingin menikmati hasilnya, manfaatnya ini bisa jadi puluhan tahun kedepan baru bisa dirasakan masyarakat. ” Ungkap Usman Sadik.

Pemilihan menanam pohon Sukun di pinggir Sungai Malili sangat tepat. Sebab Pohon Sukun bisa mencegan banjir dan bisa menahan tanah.

Tepatnya pohon sukun juga memiliki fungsi ekologis untuk mencegah bencana longsor dan banjir. Akar pohon sukun bisa melebar mencapai belasan meter bahkan sampai 20 meter. Akar tersebut yang akhirnya dapat mencegah pergerakan tanah agar bibir sungai Malili tidak mudah tergerus.

” Kita berharap kondisi Sungai Malili ini tetap terjaga, dan tidak terjadi pelebaran sungai, salah satu caranya adalah membuat penguatan tanah di sepanjang bantaran sungai dengan melakukan penanaman pohon yang bisa mengikat tanah dengan kuat. ” Tutup Usman Sadik. ( SON/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA