Menu

Mode Gelap
Banyak Mahasiswa Manipulasi Nilai, Tim Khusus Selamatkan 1 M Dana Beasiswa

BERITA

Pengangkatan Sedimen Lumpur Di Lawape Satu Tuntas. Pelayanan Air Bersih Normal Lagi


					Pengangkatan Sedimen Lumpur Di Lawape Satu Tuntas. Pelayanan Air Bersih Normal Lagi Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Manajemen Perumdam Waemami menyampaikan kegiatan pembersihan sedimen Lumpur yang menimbun Intake Lawape Satu selesai dikerjakan.

Olehnya itu pelayanan distrubusi air bersih ke pelanggan sudah berjalan normal lagi. Demikian disampaikan Humas Perumdam Waemami. Sri Ivo, Selasa (10/12/2024).

Menurut Sri Ivo, Intake Lawape Satu ini sebelumnya tertibun sedimen lumpur akibat longsor yang terjadi ketika curah hujan tinggi pada pada Sabtu 7 Desember 2024.

” Waktu itu curah hujan sangat tinggi, sehingga tebing dibeberapa bantaran sungai tergerus air, hal inilah yang membuat intake di Lawape Satu tertimbun sedimen lumpur. Hari itu juga Perundam Waemami sudah mengerahkan personilnya untuk mengevakuasi lumpur dan pada 8 Desember 2024. Proses pembersihan lumpur ini juga menggunakan alat berat escavator. ” Ungkap Sri Ivo.

Akibat kejadian ini, tekanan air menjadi lemah,
pendistribusian air bersih terganggu, sehingga ada beberapa wilayah terdampak tidak bisa mendapatkan air bersih. Setelah dilakukan kegiatan pembersihan tekanan air kembali normal, distribusi air berjalan normal lagi.

Lanjut dijelaskannya, kejadian seperti ini bukanlah hal yang pertama kali terjadi, longsor di bantaran sungai Lawape kerap terjadi manakala terjadi curah hujan yang sangat tinggi. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini ia mengajak warga sama – sama menjaga kelestarian hutan di wilayah Lawape agar tetap asri dan menjadi sumber air bagi Luwu Timur. ( son/***)

 

Baca Lainnya

Bawaslu Luwu Timur Minta Pleno PDPB Perkuat Peran Lintas Lembaga dalam Mengawal Akurasi Data Pemilih

2 April 2026 - 11:46 WITA

Terkait Kekeruhan Air Di Sungai Ussu PT PUL Bersedia Tindak Lanjuti Rekomendasi DLH

1 April 2026 - 12:31 WITA

Pembangunan Islamic Center 5,4 M Di Mahalona Bermasalah

1 April 2026 - 04:08 WITA

Trending di BERITA