Menu

Mode Gelap
Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

BERITA

Komisi Tiga Sebut Vale, Pemerintah dan Perumdam Waemami Harus Duduk Bersama Atasi Air Bersih Di Towuti


					Komisi Tiga Sebut Vale, Pemerintah dan Perumdam Waemami Harus Duduk Bersama Atasi Air Bersih Di Towuti Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Komisi Tiga DPRD Luwu Timur akan memfasilitasi pertemuan antara PT Vale, Pemerintah Luwu Timur dan Perumdam Waemami untuk mengatasi kebutuhan air bersih untuk warga di Kecamatan Towuti.

Persoalan ini dianggap mendesak untuk diselesaikan mengingat sudah puluhan tahun warga tak bisa menikmati air bersih meskipun Vale sudah membangun jaringan pipanya.

Demikian kata Badawi Alwi Wakil Ketua Komisi Tiga saat memimpin Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas PU PR dan Perumdam Waemami. Pada Senin (17/02/2025).

Menurut Badawi pemerintah daerah dan PT Vale harus punya solusi bersama untuk menyediakan ketersediaan air bersih buat warga di Wilayah Towuti.

Salah satu kendala yang membuat pemerintah daerah tidak bisa berbuat banyak untuk penyediaan air bersih disana karena jaringan pipa yang dibangun PT Vale di Towuti belum dihibahkan ke Pemda Luwu Timur.

” Itu masih aset Vale, belum diserahkan ke Pemda, jika sudah diserahkan barulah Pemerintah bisa membuat langkah strategis dalam hal ini akan melibatkan Perumdam Waemami yang akan menangani persoalan air bersih tersebut. ” Ujar Badawi.

Kendala lainnya adalah, jika melihat fasilitas yang ada saat ini dapat disimpulkan biaya operasional sangat tinggi. Jika ujuk – ujuk Perumdam Waemami ambil alih pengelolaannya saya pastikan Bangkrut Perumdam Waemami.

” Ini juga salah satu point yang harus dibicarakan dengan PT Vale nantinya, kita berharap Vale bisa membantu biaya operasionalnya ini. ” Kata Badawi.

Mengenai desain teknisnya apakah mau dirubah atau tidak jika sudah dihibahkan, itu kita serahkan pada Dinas PU PR dan Perumdam Waemami untuk membuat desain sesuai kajian teknisnya.

” Jadi secepatnya ini kita bicarakan dengan PT Vale guna mendapatkan kejelasan dari persoalan ini. ” Kata Badawi.

Alamsyah, Anggota Komisi Tiga mengaku Dapil Towuti, menaruh harapan besar agar persoalan air bersih di Towuti segeranteratasi dan bisa dinikmati warga secara luas.

” Sudah di bangun pipanya oleh Vale tapi tetap saja air bersihnya tidak bisa dinikmati warga secara merata, bahkan ada pipa yang dibangun tidak ada airnya yang mengalir. Inilah yang harus dibenahi agar warga bisa secepatnya mendapat layanan air bersih yang memadai. ” Ungkapnya.

Andi Ahmad, juga anggota Komisi Tiga, mengutarakan, persoalan air bersih di Towuti ada kemiripannya dengan Kecamatan Wasuponda. Salah satu penyebab warga tidak bisa menikmati air bersih secara merata karena gratis. Akibat gratis warga menggunakan air semaunya tanpa kran.

Nanti setelah ditangani Perumdam Waemami, barulah warga bisa menikmati airnya secara merata dan tidak lagi mubazir terbuang percuma airnya ” Kata Andi Ahmad. ( son/***)

 

Baca Lainnya

Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk

14 Agustus 2026 - 05:39 WITA

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Trending di BERITA