PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmennya untuk mengutamakan aspek keselamatan publik menyusul adanya gangguan infrastruktur di wilayah Sorowako. Struktur jembatan yang berlokasi di dekat gate satu, yang selama ini menjadi akses utama penghubung area permukiman penduduk, kini tengah mendapat perhatian khusus melalui serangkaian upaya penanganan. Sebagai bentuk tindakan preventif, perusahaan telah menyiapkan jalur alternatif guna memperlancar mobilitas warga di lokasi tersebut. Kejadian penurunan struktur jembatan tersebut terkonfirmasi pada Minggu (09/02/2026), yang kemudian mendorong tim teknis perusahaan untuk bergerak cepat melakukan investigasi mendalam.
Vanda Kusumaningrum, selaku Kepala Komunikasi Korporat PT Vale Indonesia Tbk, dalam pernyataan resminya mengungkapkan rasa terima kasih atas atensi yang diberikan oleh masyarakat dan media terkait kondisi infrastruktur di kawasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa tim teknis sedang menjalankan proses asesmen secara menyeluruh. Dari hasil pemantauan awal secara visual, ditemukan indikasi adanya pergeseran struktur dari posisi semula. Oleh karena itu, langkah evaluasi teknis lebih lanjut segera diambil guna memastikan standar keamanan tetap terpenuhi. Perusahaan menekankan bahwa aspek keselamatan, kesejahteraan warga, dan prinsip tata kelola yang baik merupakan fondasi utama dalam setiap langkah operasional yang dijalankan.
Berdasarkan hasil kajian sementara, jembatan tersebut masih memungkinkan untuk dilalui oleh pejalan kaki serta pengendara sepeda motor dengan sejumlah ketentuan khusus. Akses yang diberikan bersifat terbatas dengan sistem buka-tutup. Kendaraan roda dua diwajibkan untuk melintas secara bergantian dari kedua arah, dengan batas maksimal sepuluh unit dalam satu waktu. Sistem antrean satu per satu juga diberlakukan sebagai upaya untuk mengurangi beban struktural serta menekan potensi risiko yang tidak diinginkan. Di sisi lain, komunikasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian serta instansi terkait terus dijalin untuk melakukan evaluasi terhadap insiden secara komprehensif dan mencari opsi terbaik demi menjaga kelancaran mobilitas harian warga.
Sebagai langkah mitigasi tambahan, perusahaan tengah menggarap jalur alternatif yang berlokasi di samping area parkir gate satu, yang jalurnya dirancang melewati kawasan sekitar jembatan. Rute pengganti ini ditargetkan dapat mulai difungsikan pada sore atau malam hari nanti untuk mendukung aktivitas masyarakat serta memastikan operasional berjalan lancar. PT Vale menyadari bahwa situasi ini berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi publik dalam jangka pendek. Namun demikian, seluruh tindakan yang diambil merupakan bagian dari upaya preventif serta wujud tanggung jawab perusahaan dalam menjaga keselamatan masyarakat dan keberlanjutan infrastruktur dalam jangka panjang.
Upaya perusahaan tidak hanya berhenti pada penanganan darurat. Pengawasan secara intensif akan terus dilaksanakan, kajian teknis akan semakin diperdalam, dan langkah perbaikan akan dieksekusi sesuai dengan arahan dari para ahli terkait. Informasi mengenai perkembangan situasi akan disampaikan secara berkala dan transparan melalui kanal resmi milik perusahaan. Dalam semangat kolaborasi, PT Vale juga membuka ruang komunikasi dengan warga, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan. Perusahaan menilai bahwa masukan serta dukungan dari berbagai pihak memiliki peran yang signifikan dalam proses penanganan dan pemulihan infrastruktur yang berkelanjutan. PT Vale pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian, kesabaran, serta kerja sama semua pihak yang telah diberikan selama menghadapi kondisi ini.








