Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Fraksi PDIP Sebut Dipembahasan RPJMD Nanti Bisa Jadi Nilainya Bertambah Lagi


					Fraksi PDIP Sebut Dipembahasan RPJMD Nanti Bisa Jadi Nilainya Bertambah Lagi Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Fraksi PDIP menyebut meskipun Ranwal RPJMD 2025 – 2029 sudah di Tandatangani bukan berarti ruang untuk mengoreksi sudah tertutup.

Koreksinya bisa dilakukan saat RPJMD resmi dibahas. Artinya bisa jadi nilai pendapatan daerah yang sudah ditetapkan di Ranwal 3,2 T ini bertambah lagi saat pembahasan RPJMD nanti. Demikian kata Mahading salah seorang politisi PDIP yang melakukan interupsi pada Rapat Paripurna DPRD. Rabu ( 16/04/2025).

Menurutnya RPJMD bagian yang sangat strategis akan menuntun kita pada tujuan besar terhadap gagasan besar dari Bupati dan Wakil Bupati Lutim. Dan tidak boleh kita berkhianat terhadap gagasan besar itu termasuk kami di DPRD. Kata Mahading.

Kita harus mendorong visi bupati ini sebagai kontrak politik antara bupati dan rakyatnya. Dengan demikian visi ini harus dikemas dengan sumber keuangan yang cukup untuk mewujudkan visi misi itu.

Kita tahu visi misi bupati kita saat ini berada di jaring pengaman sosial. Banyak sekali uang akan masuk di ketahanan sosial kita, sehingga dibutuhkan pendapatan yang lebih konsisten dan terukur untuk menopang visi misi besar itu.

Sementara kita tahu di pendapatan asli daerah kita yang telah di proyeksikan itu kenaikannya kalu dilihat hampir seratus persen tetapi masih bisa dilakukan maksimalisasi untuk jauh lebih besar dari itu.

Salah satu pertimbangannya adalah seperti yang dikatakan rekan dari fraksi Golkar bahwa pajak royalti nikel mengalami kenaikan.

Kemudian BUMD lama mengatakan tahun 2027 bisa berkontribusi buat pendapatan daerah sebesar 900 Miliar lebih.

” Jangankan 900 Miliar , 300 Miliar saja kontribusinya itu sudah sangat signifikan tinggi buat PAD kita, dan di beberapa tahun kedepan kontrak – Kontrak perusahaan besar itu juga mulai berjalan. Eksplorasi tambang juga sudah mulai berjalan. Potensi ini bisa kita maksimalkan untuk membuat lompatan pendapatan lebih besar lagi. Untuk itu buat teman – teman di Pendapatan Daerah kita dorong untuk memaksimalkan pendapatan daerah kita. ” Ungkap Mahading.

Sekali lagi kata Mahading didepan kita, Kita akan berhadapan dengan visi besar yang harus ditopang dengan anggaran yang besar, kami dari fraksi PDIP dengan sepenuh hati memperjuangkan agar visi misi itu terwujud.

Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, HM.Siddiq BM yang memimpin Paripurna tersebut merespon interupsi tersebut dengan mengatakan

” Saya kira apa yang disampaikan anggota dewan yang terhormat saudara Mahading ini akan menjadi perhatian kita didalam rangka menetapkan RPJMD nanti. Karena yang kita tanda tangani ini baru rancangan Awal RPJMD saja. ” Tutup Siddiq. ( son/***)

 

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA