OKSON, LUWU TIMUR,- Pembangunan desa lewat Program Pemberdayaan Masyarakat ( PPM) tidak mesti soal jalan dan jembatan melulu. Ruang publik membutuhkan juga fasilitas lain yang layak untuk menempa talenta lewat dunia olahraga.
Menyadari kebutuhan itu, PT Citra Lampia Mandiri ( PT CLM ) membangun sebuah lapangan olahraga bola voli yang refresentatif
untuk masyarakat desa Pasi – Pasi.Desa ini salah satu desa di Kecamatan Malili yang masuk dalam Wilayah Pemberdayaan PT CLM.
Fasilitas olahraga ini diresmikan pada Senin (26/10/2026) ini bukan sekadar proyek fisik biasa. Lapangan ini lahir dari kolaborasi erat melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Citra Lampia Mandiri (CLM).
Proyek ini menjadi bukti keberadaan PT CLM di Luwu Timur bisa memperkuat fondasi sosial masyarakat di lingkar tambang.
Bagi Pemerintah Desa Pasi-Pasi, kehadiran lapangan voli ini adalah jawaban atas kerinduan warga akan sarana interaksi yang positif.
Yusuf Saman, Kepala Desa Pasi – Pasi menuturkan, hadirnya lapangan voli tersebut sesuai dengan ekspektasinya. Selain sebagai sarana olahraga untuk mengasah bakat minat generasi muda Desa Pasi – pasi di bidang olahraga voli, kehadiran lapangan itu juga akan me jadi ajang slaturahmi bagi warga Pasi – Pasi.
“ Lapangan voli Ini akan menjadi pusat aktivitas olahraga voli dan menjadi tempat berkumpulnya warga untuk mempererat rasa kebersamaan.,” ujar Yusuf dalam sambutannya.
Namun, pembangunan hanyalah babak awal. Tantangan sesungguhnya terletak pada bagaimana merawat investasi sosial ini. Yusuf pun memberikan pesan kuat kepada warganya untuk menumbuhkan rasa memiliki yang tinggi terhadap fasilitas baru tersebut.
“Apa yang sudah dibangun CLM, tugas kita selanjutnya mari kita jaga dan rawat bersama. Ini penting agar sarana olahraga ini dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya dalam jangka waktu yang lama,” pungkasnya.
Satu hal yang membuat proyek infrastruktur sosial ini berbeda adalah metode eksekusinya. Pihak manajemen PT CLM sengaja tidak menyerahkan pembangunan lapangan ini kepada kontraktor luar, melainkan menerapkan sistem swakelola berbasis komunitas.
Senior SPV Eksternal PT CLM, Andi Dody Amrullah, menjelaskan bahwa pelibatan aktif masyarakat lokal adalah kunci utama dari efektivitas program pemberdayaan perusahaan. Dari warga, oleh warga, dan untuk warga menjadi filosofi di balik pembangunan lapangan ini.
“Program ini merupakan program dengan metode swakelola dengan melibatkan komunitas masyarakat lokal secara bertanggung jawab. Mereka mengerjakan sendiri dengan pendampingan intensif dari program kami,” jelas pria yang akrab disapa Puang Dodi tersebut.
Melalui pendekatan swakelola ini, PT CLM tidak hanya mentransfer dana bantuan, tetapi juga membangun kemandirian lokal, melatih tanggung jawab kolektif, dan diharaokan bisa memberikan dampak ekonomi secara langsung.
Di samping fungsi sosialnya, lapangan voli baru ini memikul harapan besar bagi dunia olahraga di Luwu Timur. Kehadiran fasilitas yang layak diharapkan mampu merangsang minat olahraga generasi muda di Desa Pasi-Pasi yang selama ini minim wadah menyalurkan bakat.
Manajemen PT CLM berharap, dari lapangan voli desa ini kelak akan lahir talenta-talenta muda yang mampu menembus kompetisi regional maupun nasional.
” Tentu harapan besar kita ke depan, melalui sarana olahraga khususnya lapangan voli ini, akan lahir bibit-bibit pemain voli andal dari Desa Pasi-Pasi yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Luwu Timur di berbagai ajang,” tutur Puang Dodi penuh harap.
Kini, dibatasi oleh net, bola voli siap melambung di lapanga voli desa Pasi-Pasi. Di atas lapangan baru tersebut, warga tidak hanya akan mengejar poin kemenangan dalam pertandingan, tetapi juga menumbuhkan semangat sportivitas dan merajut kembali nilai-nilai gotong royong yang menjadi napas kehidupan pedesaan. ( oks/***)








