OKSON, Luwu Timur, – Rekruitmen tanaga guru di Yayasan Pendidikan Sorowako tahun 2025 di soal. Sejumlah peserta keberatan karena panitia diduga membocorkan soal kepada peserta tertentu yang dikehendaki lulus. Mereka berharap pihak PT Vale mengevaluasi ulang semua panitia yang terlibat dan melakukan rekruitmen ulang.
Salah seorang peserta berinisial SL, mengatakan ada praktik kecurangan yang ditemuinya saat mengikuti proses seleksi guru tersebut, dimana ia melihat salah satu rekannya yang mengikuti seleksi guru tingkat Regional / Nasional sudah mendapat bocoran soal yang diberikan oknum panitia, soal itu dikirim lewat ilmail yang bersangkutan.
” Saya sempat baca di imail yang bersangkutan soal yang dibocorkan itu, dan juga ada pesan terakhirnya kalau sudah baca soalnya segera dihapus. ” Begitu bunyinya . ” Ujar SL.
Permainan kotor ini berdampak fatal bagi calon guru yang lainnya, terutama putra putri lokal Luwu Timur hampir semuanya dinyatakan tidak lulus karena mendapat perlakuan yang berbeda . ” terkesan bahwa proses rekruitmen itu hanya formalitas saja, karena orang -orang yang dikehendaki lulus sudah ada orang-orangnya. ” Ungkap SL.
Ia menilai praktik kecurangan ini merupakan pelanggaran berat dan berharap manajemen PT Vale bertindak dan mengevaluasi semua yang terlibat dalam proses seleksi calon guru di YPS.
korban lainnya dari praktik kecurangan ini adalah gagalnya Atlet Karate Nasional inisial MASP putra asli Sorowako untuk menjadi Guru Olah Raga di YPS. Ia dinyatakan tidak lulus meski nilainya sangat tinggi. ” Nilai Tes Pengetahuan / Kognitif saya mendapat nilai 95, Nilai Tes Keterampilan/Olah Raga 95. Hanya nilai tes Pedagogik saja yang rendah. Soal tes Pedagogik ini yang buat pihak manajemen YPS. ” Kata MASP. Intinya disini prosesnya tidak profesional ada permainan kotor. Tutupnya . ( oks /***)








