Malili, Luwu Timur – Sinergi antara lembaga pencarian dan pertolongan dengan sektor industri tambang kembali diperkuat melalui kunjungan kerja yang dilakukan oleh jajaran Basarnas Sulawesi Selatan ke kantor PT Citra Lampia Mandiri (CLM) pada Selasa, 5 Mei 2026. Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas Sulsel, Muh. Arif, tersebut disambut antusias oleh manajemen perusahaan. Agenda utama pertemuan itu adalah merumuskan langkah-langkah strategis dalam upaya mitigasi bencana di wilayah operasional pertambangan.
Manajer Eksternal PT CLM, Fauzi Lukman, mengisahkan bahwa suasana diskusi berjalan cair dan komunikatif. Setelah pembahasan materi, acara dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama di Rumah Makan Aroma Laut Lampia, Desa Harapan. Fauzi menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk konkret dari penguatan kolaborasi yang telah terjalin erat antara kedua institusi, terutama dalam program pelatihan tim tanggap darurat atau Emergency Response Team (ERT) yang dilaksanakan secara berkala oleh pihak perusahaan.
Hubungan kemitraan antara PT CLM dan Basarnas Sulsel sendiri telah berlangsung dalam waktu yang cukup panjang. Dalam setiap agenda pelatihan ERT yang digelar, personel Basarnas selalu dilibatkan secara aktif, baik sebagai narasumber maupun fasilitator pendamping. Fauzi menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat berkesinambungan, dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai potensi keadaan darurat.
Lebih lanjut, Fauzi mengutarakan aspirasi manajemen agar keberadaan Basarnas di wilayah Luwu Timur dapat ditingkatkan statusnya, dari sekadar koordinasi menjadi Pos SAR atau bahkan kantor SAR permanen. Gagasan ini lahir dari pertimbangan atas luasnya cakupan geografis daerah serta tingginya indeks kerawanan bencana. Dengan hadirnya pos permanen, kecepatan dan efektivitas respons terhadap insiden darurat di kawasan industri dan permukiman sekitar dinilai akan meningkat signifikan.
Menanggapi hal tersebut, Muh. Arif memberikan penghargaan yang tinggi atas dedikasi PT CLM dalam membangun sistem kesiapsiagaan darurat yang matang. Dirinya menilai bahwa kolaborasi semacam ini memegang peranan krusial dalam memperkuat mekanisme penanganan situasi kritis, baik yang terjadi di lingkungan pabrik maupun di tengah masyarakat. Setelah menyelesaikan rangkaian acara di Luwu Timur, Kepala Basarnas Sulsel dijadwalkan melanjutkan perjalanan dinas ke Pos SAR Luwu Utara untuk menjalankan misi serupa.








