Wadah perjuangan pembentukan wilayah baru di Sulawesi Selatan segera memasuki babak baru dengan hadirnya struktur kepengurusan tetap. Berbagai Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) yang selama ini tergabung kini tengah bersiap bergerak secara lebih terorganisir setelah serangkaian konsolidasi internal dilakukan. Pelantikan kepengurusan ini merupakan tindak lanjut dari amanah yang diemban dalam Musyawarah Daerah sebelumnya, di mana titik waktu dan lokasi acara telah disepakati dalam rapat panitia yang berlangsung di HSA Building, Jalan Toddopuli VII, Makassar, pada Minggu (11/1). Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa pelantikan akan digabung dengan rapat kerja dan digelar di Hotel Claro Makassar dengan pembukaan yang dijadwalkan pukul 14.00 WITA.
Nurliati Sirrang Danga selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa segala hal teknis tengah dipersiapkan dengan detail dan menyeluruh. Ia menuturkan bahwa penetapan Hotel Claro sebagai lokasi acara telah bersifat tetap, seraya berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman serta tertib. Sementara itu, Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM, yang berperan sebagai Ketua Formateur FORKODA PP-DOB Sulsel, memaparkan bahwa kepengurusan yang bakal dilantik merupakan produk dari Musda yang digelar pada 5 Februari 2025. Pria yang juga mengemban amanah sebagai pimpinan BPW KKLR Sulsel itu menambahkan bahwa forum ini menjadi jalur penting dalam menampung aspirasi sekaligus merangkum langkah seluruh pengurus CDOB agar upaya pemekaran yang sebelumnya cenderung berjalan sendiri-sendiri dapat dipadukan menjadi sebuah kekuatan yang lebih padu dan terhubung dengan jejaring perjuangan di tataran nasional.
Di level pusat, FORKODA bernaung di bawah Forum Komunikasi Nasional (FORKONAS) PP-DOB, sebuah organisasi induk yang saat ini dikomandoi oleh H. Syaiful Huda, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI. Keberadaan FORKONAS dinilai dapat membuat perjuangan pembentukan daerah otonom baru menjadi lebih fokus serta mampu berdialog langsung dengan pemerintah pusat, mengingat wadah ini membawahi ratusan pengurus CDOB dari berbagai pelosok Tanah Air. Untuk lingkup Sulawesi Selatan, sejumlah CDOB yang telah resmi bergabung meliputi CDOB Provinsi Luwu Raya, CDOB Kabupaten Luwu Tengah, CDOB Kabupaten Womantorau yang merupakan gabungan dari Luwu Timur Barat, CDOB Kabupaten Toraja Barat, CDOB Provinsi Bone Raya, CDOB Kabupaten Bone Barat, serta CDOB Kepulauan Selayar.
Hasbi Syamsu Ali berharap pelantikan yang dirangkaikan dengan rapat kerja ini dapat menjadi momentum awal penguatan institusi serta langkah taktis dalam mempercepat proses pemekaran wilayah di Sulawesi Selatan. Berdasarkan salinan SK kepengurusan yang dikantongi media, posisi tertinggi organisasi dipercayakan kepada Hasbi Syamsu Ali, didampingi Andi M. Hasbi Assiddick sebagai Wakil Ketua. Posisi Sekretaris diisi oleh Udhi Syahruddin Hamun dengan Andi Mandassini sebagai wakilnya, sedangkan Bendahara dijabat oleh Ibrahim Bija’ yang dibantu Jamal Andi selaku Wakil Bendahara. Selain itu, struktur organisasi turut diperkuat melalui kehadiran Dewan Pembina, Dewan Pertimbangan, Dewan Pengarah, Dewan Pakar, dan sejumlah pengurus pada tingkatan divisi.








