Menu

Mode Gelap
Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

BERITA

Investasi untuk Masa Depan Bangsa: Kolaborasi Penguatan Pendidikan Tinggi di Sorowako


					Investasi untuk Masa Depan Bangsa: Kolaborasi Penguatan Pendidikan Tinggi di Sorowako Perbesar

OKSON, SOROWAKO,  — Pembangunan manusia Indonesia yang unggul tidak dapat menunggu. Di tengah percepatan industrialisasi dan transformasi ekonomi, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama untuk mewujudkan Asta Cita Presiden—khususnya Cita 1 (Manusia Indonesia Unggul), Cita 6 (Transformasi Ekonomi Berkelanjutan), dan Cita 7 (Penguatan Tata Kelola).

Sejalan dengan agenda nasional tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari grup MIND ID, terus memperkuat peran industri dalam pengembangan pendidikan tinggi di Sorowako melalui dukungan untuk Politeknik Sorowako (Poliwako).

Presiden Direktur & CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menyampaikan bahwa perubahan ATS menjadi Politeknik Sorowako adalah momentum penting, bukan hanya bagi PT Vale, tetapi bagi ekosistem industri yang terus berkembang di Luwu Timur. “Transformasi menjadi Politeknik Sorowako harus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Bukan hanya dengan PT Vale, tetapi juga dengan berbagai industri yang akan bertumbuh di Luwu Timur. Kita membutuhkan talenta yang mampu bersaing melalui keterampilan, teknologi, dan pola pikir inovatif,” ujar Bernardus. ( 04/12/2025).

Poliwako diharapkan menjadi pusat unggulan vokasi yang menghasilkan lulusan siap industri, mendukung hilirisasi, dan memperkuat rantai nilai ekonomi daerah.

Dukungan penuh juga disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam kegiatan Peletakan Batu Pertama Gedung Perkuliahan dan Peresmian Papan Nama Politeknik Sorowako. Pemerintah melihat pendidikan tinggi sebagai kebutuhan mendesak. Data menunjukkan lebih dari 10.000 putra-putri Luwu Timur terpaksa menempuh pendidikan di luar daerah. Kehadiran Poliwako menjadi solusi pemerataan akses pendidikan tinggi berkualitas.

Bupati Irwan turut menyampaikan perkembangan penting, “Kami telah mendapatkan respons positif dari Kementerian Kehutanan untuk menjadikan sekitar 200 hektare kawasan sebagai area pendidikan terpadu. Di lokasi ini akan dibangun kampus, boarding school, sentra UMKM, hingga fasilitas rehabilitasi. Ini komitmen kami membangun SDM Luwu Timur secara berkelanjutan.”

Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita dalam menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis manusia dan inovasi.
Ketua Yayasan Pendidikan Sorowako, Firman Fauzih, menjelaskan bahwa Poliwako lahir dari perjalanan panjang bermula dari Training Center yang dibangun PT Vale, berkembang menjadi ATS, dan kini bertransformasi menjadi politeknik. “Kami ingin memberikan kontribusi lebih besar bagi PT Vale dan masyarakat Luwu Timur. Poliwako harus menjadi institusi yang tidak hanya mencetak tenaga terampil, tetapi juga generasi pembawa perubahan,” ujar Firman.

Direktur Poliwako, Harjuma, menambahkan bahwa perubahan ini telah mendapatkan pengesahan resmi melalui SK Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang terhadap SDM Indonesia, PT Vale menjalankan beberapa dukungan strategis untuk Poliwako, antara lain:
1. Peningkatan Kurikulum & Pelatihan Berbasis Industri
Pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan operasi pertambangan, hilirisasi nikel, teknologi, keselamatan, dan green mining.
2. Vocational Short-Term Training (VST)
PT Vale bersama Pemerintah Luwu Timur dan Poliwako menandatangani MoU VST untuk memperkuat pelatihan vokasi jangka pendek bagi pemuda daerah agar siap kerja dan kompetitif.
3. Fasilitasi Magang dan Link-and-Match
Akses praktek industri di unit operasi PT Vale, membuka kesempatan lulusan untuk memahami teknologi, maintenance, dan operasi kelas dunia.
4. Ekosistem Riset untuk Energi & Reklamasi
Kolaborasi penelitian terkait energi baru terbarukan, metalurgi, reklamasi, dan konservasi lingkungan agar mahasiswa dapat berkontribusi pada teknologi masa depan.

Kontribusi ini merupakan bagian dari upaya PT Vale menjalankan mandat Asta Cita dan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan penekanan tombol peresmian papan nama Politeknik Sorowako oleh Bupati Luwu Timur dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia, diikuti penandatanganan MoU VST sebagai simbol kerja sama industri–pemerintah–pendidikan yang semakin solid. Pembangunan pendidikan tinggi di Sorowako bukan sekadar proyek infrastruktur. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang lebih unggul, mandiri, adaptif, dan berdaya saing global.

Dengan pendekatan kolaboratif, PT Vale dan Pemerintah Daerah Luwu Timur berkomitmen menjadikan Poliwako sebagai pusat pendidikan vokasi terbaik di Kawasan Timur Indonesia, sehingga SDM lokal tidak hanya siap menyambut masa depan,tetapi juga membangunnya. ( oks -rls/***)

 

Baca Lainnya

Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk

14 Agustus 2026 - 05:39 WITA

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Trending di BERITA