Menu

Mode Gelap
Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk Sengketa Laoli dan Ujian Keberanian DPRD Luwu Timur (Catatan Reflektif Terinspirasi oleh DPRD Gowa) Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP

BERITA

Manajemen RSUD Ilagaligo Wotu Disoal Lagi, Korbannya Kali Ini Aprianto Anggota DPRD Lutim


					Manajemen RSUD Ilagaligo Wotu Disoal Lagi, Korbannya Kali Ini Aprianto Anggota DPRD Lutim Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Kinerja manajemen RSUD Ilagaligo Wotu kembali dipermasalahkan, tak pilih merek, korbannya kali ini adalah Aprianto, Anggota DPRD Luwu Timur aktif dari Dapil Mangkutana, Tomoni dan Tomoni Timur.

Kisahnya, Ia disuruh ke rumah sakit di kota palopo ketika ingin melakukan ct scan. Dan hal itu sampai dua kali Ia alami. Padahal Luwu Timur sudah membeli alat ct scan tersebut untuk RSUD Ilagaligo senilai 14 Miliar.

Bahkan BPK juga sudah merekomendasikan anggota DPRD Lutim yang ingin melakukan ct scan cukup di RSUD Ilagaligo.

Kasus ini dibongkar Aprianto saat Komisi Dua DPRD Luwu Timur menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan manajemen RSUD Ilagaligo. Kamis (17/09/2025). Terkait dana JKN.

” Saya ini yang mengalami langsung, dua kali, waktu itu saya datang ke RSUD Ilagaligo tidak membawa embel – embel sebagai anggota dewan. Ketika disuruh ct scan ke rumah sakit di kota palopo,saya komplain, kenapa harus ke palopo, bukankah alat ct scan itu ada di RSUD Ilagaligo. Lalu petugas di rumah sakit itu menjawab alat ct scan lagi rusak. ” Ungkap Aprianto.

Tidak mau bergaduh, akhirnya ia pun melakukan ct scan di kota palopo, dan karena ingin cepat hasilnya keluar ia memilih menggunakan jalur umum dan membayar dua jutaan.

Dari kejadian ini bisa dibayangkan, sekelas anggota dewan saja di perlakukan seperti itu bagaimana dengan masyarakat biasa.

Ct scan, ini penting untuk mendeteksi penyakit seperti kangker, stroke, penyakit jantung. Dan menemukan lokasi tumor, dan merencanakan operasi atau radioterapi.

Mendengar kejadian ini, pihak RSUD Ilagaligo yang hadir di ruang komisi dua kaget, mereka saling pandang keheranan, mau membantah tapi tidak bisa, karena yang mengungkapkan kisah itu seorang anggota dewan yang mengalaminya langsung.

” Tidak pak, tidak rusak itu alat ct scan, mungkin petugasnya yang tidak tahu, karena petugas yang paham soal alat itu kebetulan lagi cuti. Tapi alat ct scannya dalam keadaan baik. ” Ujar Baso Simun. Sekretaris RSUD Ilagaligo.

Direktur RSUD Ilagaligo, dr. Irfan tidak hadir dalam RDP tersebut, informasinya ia sakit.

Wahiddin Wahid, anggota DPRD Lutim, menimpali, dengan kejadian ini DPRD Luwu Timur akan melakukan kunjungan kerja untuk melihat dari dekat kondisi alat ct scan yang ada di RSUD Ilagaligo. Selain itu akan mengecek fasilitas kesehatan lainnya karena akhir – akhir ini RSUD Ilagaligo banyak dikeluhkan warga Luwu Timur pelayanannya.

RDP ini dipimpin Sukasman, di dampingi Sarkawi Hamid, Aprianto, Wahidin Wahid, Erni Malape, dan Firman Udding dan Andi Surono. ( son/***)

Baca Lainnya

Reses Mahading Diserbu Ibu – Ibu, Miris Lihat Desa Di Pusat Pemerintahan Infrastruktur Publiknya Buruk

14 Agustus 2026 - 05:39 WITA

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Trending di BERITA