Menu

Mode Gelap
Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale Pendamping Hukum dan Petani Laoli Melaporkan ke Polda Sulsel Tindakan Kekerasan yang dilakukan oleh Pemda Lutim pada saat Melakukan Penggusuran Paksa demi Proyek Strategis Nasional PT. IHIP SMPN2 Malili Sampaikan Tata Tertib Sekolah, Minta Orang Tua Tidak Keberatan Jika Anaknya Bina Pemeriksaan Saksi Kasus Seragam Sekolah dan Ambulans CSR Belum Rampung, Jaksa Sebut Sudah 40 Orang Yang Diperiksa

BERITA

Desa Lambaresse Terendam Banjir Waga Keluhkan Kepala Desa Cuek


					Desa Lambaresse Terendam Banjir Waga Keluhkan Kepala Desa Cuek Perbesar

OKSON, LUWU TIMUR, – Desa Lambarese salah satu desa di Kecamatan Burau, Luwu Timur kembali dilanda banjir. Jalan Trans Sulawesi dan sejumlah jalan desa saat ini terendam banjir, kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu. Kejadian berlangsung pada Sabtu (17/05/2025) Sore.

Informasi dari Untung salah seorang warga Lambarese, mengatakan, banjir  dipicu tingginya intensitas curah hujan saat ini yang turun di wilayah Burau. Selain itu air cepat meluber kejalan raya maupun jalan desa karena sudah terjadi pendangkalan pada draenase.

Parahnya lagi, setiap kali banjir selalu membawa sampah pelepah dan tandan sawit milik PTPN IV Distrik Sulawesi. Sampah – sampah inilah yang menumpuk dijalan saat terjadi banjir dan rawan menimbulkan kecelakaan bagi warga yang berkendaraan.

Sebenarnya kepedulian warga cukup tinggi, tiap kali dilanda banjir warga secara sukarela membersihkan sampah – sampah tersebut. Sayangnya kata Untung kepedulian warga ini tidak di dukung Kepala Desa.

” Kami sudah berkali – kali meminta Kepala Desa turun tangan untuk mengeruk draenase yang sudah dangkal itu, tapi sampai saat ini tidak direspon. Selain itu kami juga pernah menyarankan agar kepala desa berkoordinasi dengan PTPN IV untuk membantu mengeruk draenase yang sudah dangkal itu. Lagi – lagi saran kami tidak direspon. Akhirnya warga menjadi bulan – bulanan banjir setiap hujan lebat. Sehingga kami berkesimpulan jika Kepala Desa Lamabarese ini tidak peka dengan keluhan warga sebaiknya mundur saja. ” Ungkap Untung.

( Son/***)

Baca Lainnya

Gakkum LHK Tangkap Pelaku Perambahan Hutan Lindung Loeha, Praktik Jual Beli Lahan Ilegal Terbongkar

12 Agustus 2026 - 13:53 WITA

PT Citra Lampia Mandiri Serahkan Bantuan Alat Tangkap untuk Mendukung Produktivitas Nelayan Desa Harapan

12 Agustus 2026 - 10:48 WITA

Menghidupkan Kembali Peradaban Luwu di Antara Celah Tambang PT Vale

12 Agustus 2026 - 06:41 WITA

Trending di BERITA